"SELAMAT DATANG DI BLOG GEOGRAFI LINGKUNGAN""(EKOGEO)"

Friday, February 23, 2018

ENAM NEGARA BERPENDUDUK MAYORITAS ISLAM PECAHAN UNI SOVIET (BAGIAN 1)

1. AZERBAIJAN
   Azerbaijan adalah negara Eropa Timur yang sekuler dengan mayoritas penduduknya beragama Islam. Secara geografis Azerbaikan berada kawasan pegunungan Kaukasus di tepian laut Kaspia, Baku nama ibukotanya, berada di semenanjung Absheron yang menjorok ke laut Kaspia. Sebelum merdeka, Azerbaijan merupakan bagian dari Uni Soviet. Berbatasan dengan Rusia dan Georgia di sebelah utara, laut Kaspia di sebelah timur, Iran disebelah selatan serta Armenia disebelah timur. Azerbaijan memiliki wilayah Exclave atau wilayah yang terpisah jauh dari wilayah induk negaranya, yakni wilayah Nakhivan yang yang terpisah dari wilayah induk Azerbaijan oleh wilayah negara Armenia, berbatasan dengan Iran dan sedikit dengan wilayah Turki.
Azerbaijan Traditional Dance
    Azerbaijan pertama kali di memproklamirkan kemerdekaannya di tahun 1918 sebagai Republik Democratik Azerbaijan, menjadikannya sebagai negara berpenduduk mayoritas muslim pertama yang berbentuk demokratik dan sekuler, sekaligus juga menjadi negara mayoritas muslim pertama yang memiliki gedung operas, teater dan universitas modern. Tahun 1920 atau dua tahun setelah proklamasi kemerdekaan, Azerbaijan bergabung dengan Uni Soviet, namanya pun berubah menjadi Azerbaijan Soviet Socialist Republic. Seiring dengan runtuhnya Uni Soviet, Azerbaijan kembali memproklamirkan kemerdekaannya pada tanggal 30 Agustus 1991, satu bulan sebelum dibubarkannya Uni Soviet secara resmi.
Kota Baku, Ibukota Azerbaijan
    Di tahun yang sama pecah perang yang dipicu oleh keinginan penduduk di wilayah Nagorno-Karabakh untuk mendirikan negara sendiri dibantu oleh Armenia karena memang mayoritas penduduk di wilayah tersebut mayoritas dari etnis Armenia. hingga perang usai,  Wilayah Nagorno-Karabakh secara de fakto telah menjadi sebuah Republik Independen namun tidak memiliki pengakuan dari dunia Internasional kecuali oleh Armenia. Azerbaijan menjadi anggota PBB di tahun 1992.
     Keseluruhan wilayah Azerbaijan, termasuk wilayah Nagorno-Karabakh yang memisahkan diri dan exclave Nakhchivan adalah seluas 86,600 km2 atau kira kira hampir sama dengan luas wilayah propinsi Sumatera Selatan (85.679 km2). sedangkan penduduk Azerbaijan sejumlah 9,165,000 jiwa di tahun 2011, atau hampir setara dengan penduduk Jakarta (9.607.787 jiwa, tahun 2010). Dari total penduduknya hampir 52% tinggal di kawasan perkotaan. Orang orang Azerbaijan biasa disebut Azeri atau Azeris. 
    Mayoritas penduduknya ber-etnis Azerbaijani (91.60%), Lezgian (2.02%), Armenian (1.35%), Russian (1.34%) dan Talysh (1.26%), lain lain (2.43%).  Sebagian besar penduduk ber-etnis Armenia tinggal di wilayah yang memisahkan diri Nagorno-Karabakh. Bahasa resmi Azerbaijan adalah Bahasa Azerbaijan yang digunakan oleh 92% penduduk, Bahasa Azerbaijan sendiri merupakan bagian dari Bahasa Turki karena memang memiliki keterkaitan etnis dengan Turki. Selain itu juga digunakan Bahasa Rusia dan Bahasa Inggris. 
Tarian Tradisional Azerbaijan
Kehidupan Beragama di Azerbaijan
    Sebagai sebuah negara sekuler, Konsitusi Azerbaijan tidak menetapkan agama resmi yang diakui negara. Namun menjamin kebebasan beragama bagi penduduknya. Azerbaijan tercatat sebagai negara yang memiliki tingkat pengembangan SDM yang sangat tinggi dibandingkan dengan negara negara eropa timur lainnya, termasuk dalam perkembangan ekonomi dan tingkat pengangguran yang rendah begitu pula dengan tingkat buta aksara.
    Sekitar 95% dari total populasi Azerbaijan memeluk agama Islam. Dan diperkirakan 85% dari muslim disana menganut Syi’ah, karena memang secara geografis bertetangga langsung dengan Republik Islam Iran, menempatkan Azerbaijan sebagai negara dengan penganut Syi’ah terbesar kedua di dunia, setelah Iran.  Hanya sekitar 15% muslim disana yang menganut Islam Suni.
    Selain Islam, sebagian kecil penduduk Azerbaijan memeluk agama Kristen (3.1%) sebagian besar adalah Kristen Ortodox Rusia, Georgia dan Russian Armenian Apostolic, sebagian kecil lainnya memeluk agama Katholik Roma, Protestan, dan penganut Ajaran Yahudi Kuno yang di anut oleh sekitar 10,000-20,000 yang tinggal di Azerbaijan

2. TURKMENISTAN

   Turkmenistan  juga dikenal sebagai Turkmenia (bahasa Rusia: Туркмения). Sampai tahun 1990, Turkmenistan masih tergabung dalam konstitusi Uni Soviet yang bernama Republik Sosialis Soviet Turmenistan. Turkmenistan terletak di Asia Tengah dan berbatasan langsung dengan Iran di selatan, Afganistan di tenggara, Uzbekistan di utara, Kazakstan di barat laut dan Laut Kaspia di barat. Sebagian besar wilayahnya merupakan hamparan gurun pasir Karakum. Negara ini memiliki cadangan gas alam terbesar kelima di dunia.
Berdasarkan Perjanjian Anglo-Rusia 1907, perang antara Kekaisaran Rusia dengan Kekaisaran Inggris di Asia Tengah pun usai. Sejak saat itu, Turkmenistan berada penuh dalam kekuasan Kekaisaran Tsar Rusia. Berbagai pengaruh dari budaya Rusia, termasuk bahasa pun mulai diperkenalkan kepada bangsa Turkmen. Revolusi Oktober 1917 yang terjadi di Rusia dan ketidakseimbangan politik menyebabkan keinginan bangsa Turkmen mendeklarasikan Republik Sosialis Soviet Turkmenistan, salah satu dari enam republik di Uni Soviet.
Busana Tradisional Turkmenistan
     Perubahan besar terjadi dalam kehidupan bangsa Turkmen. Bangsa Turkmen pun didorong untuk sekuler dan mengadaptasi cara berpakain bangsa Eropa. Aksara yang digunakan dalam bahasa Turkmen pun diganti dari aksara Arab kuno ke Latin dan pada akhirnya menggunakan Aksara Silirik.
Namun, membawa bangsa Turkmen untuk meninggalkan cara-cara tradisional mereka untuk mendukung komunisme tidak sepenuhnya berhasil hingga akhir tahun 1948. Kebijakan nasional Uni Soviet, antara tahun 1920 hingga 1930, sebenarnya mempromosikan "Penemuan Tradisi Bangsa Turkmen". Bangsa Turkmen mendapat perlakuan yang lebih dalam administrasi Soviet dan sistem pendidikan. Selama tahun Stalin memerintah, dia mengizinkan bahasa Turkmen sebagai bahasa resmi di Republik Sosialis Soviet Turkmenistan.
    Setelah 69 tahun menjadi bagian dari Uni Soviet dan 67 tahun menjadi bagian dari republik kesatuan dalam Uni Soviet, pada tanggal 27 Oktober 1991,rakyat Turkmenistan memutuskan untuk merdeka dan berpisah dari Uni Soviet.Presiden seumur hidup Saparmurat Atayevich Niyazov yang merupakan mantan birokrat Partai Komunis Uni Soviet yang memimpin Turkmenistan dari tahun 1985, ketika dia menjabat ketua Partai Komunis Turkmenistan. Dia mengambil alih kepemimpinan setelah keruntuhan Uni Soviet dan pada tanggal 28 Desember 1999, dia diangkat sebagai Presiden seumur hidup Turkmenistan oleh Mejlis (majelis setempat).
Parade Pasukan Kaveleri Turkmenistan
Bahasa
   Bahasa Turkmen (bahasa Turk/bahasa Oghuz) adalah bahasa resmi di Turkmenistan (menurut Konstitusi Tahun 1992, walaupun masih banyak penduduknya yang menggunakan bahasa Rusia sebagai "bahasa untuk komunikasi antar-etnis". Sekitar 72% penduduknya menggunakan bahasa Turkmen, 12% menggunakan bahasa Rusia, 9% menggunakan bahasa Uzbek, dan 7% menggunakan bahasa lainnya.
Agama
    Berdasarkan pada CIA World Factbook, Islam dianut oleh sekitar 89% penduduk, sementara 9% penduduknya menganut kristen Gereja Ortodoks dan lainnya sekitar 2% dilaporkan sebagai penganut atheis. Islam masuk ke Turkmenistan melalui kegiatan misionaris, di mana para misionaris merupakan orang suci yang terkadang dianggap sebagai leluhur dari suku atau etnik tertentu, kemudian mereka menjadi "pendiri" kelompok suku.
 Turmenistan Traditional Dance
    Pada masa Uni Soviet, semua hal yang berhubungan dengan keagamaan dibekukan oleh otoritas komunis Soviet. Sebagian besar sekolah dan lembaga keagamaan ditutup dan dilarang, bahkan sebagian besar mesjid pun ditutup. Namun, sejak tahun 1990, telah dilakukan usaha untuk mengembalikan semua peninggalan budaya yang hilang dan dilarang pada masa Uni Soviet. Presiden pertama Saparmurat Ataevich Niyazov menyatakan bahwa nilai-nilai dasar keislaman harus diajarkan di sekolah-sekolah umum. Beberapa institusi islam, termasuk sekolah-sekolah keagamaan dan mesjid telah kembali dibuka dengan banyak bantuan dukungan dari Arab Saudi, Kuwait dan Turki. Kelas-kelas keagamaan pun diadakan di semua sekolah dan mesjid dengan beberapa menggunakan Bahasa Arab, pelajaran Al-Qur'an dan Hadis, serta sejarah Islam.

3. TAJIKISTAN

     Republik Tajikistan adalah sebuah negara pecahan Uni Soviet di Asia Tengah yang berbatasan dengan Afganistan di selatan, Republik Rakyat Tiongkok di timur, Kirgizstan di utara dan Uzbekistan di barat. Kondisi geografisnya merupakan dataran tinggi yang tidak berbatasan dengan laut. Sebagian besar penduduk Tajikistan termasuk ke dalam etnis Tajik yang berbahasa Persia dan berbagi sejarah, bahasa, dan budaya dengan Afghanistan dan Iran. Setelah menjadi bagian dari Kekaisaran Samanid, Tajikistan menjadi republik konstituen dari Uni Soviet pada abad ke-20 dengan nama Republik Sosialis Soviet Tajikistan.
    Setelah kemerdekaan, Tajikistan menderita perang saudara yang berlangsung mulai dari 1992 sampai 1997. Sejak akhir perang, stabilitas politik yang baru didirikan dan bantuan asing telah memungkinkan perekonomian negara berkembang. Perdagangan komoditas seperti kapas, aluminium dan Uranium telah memberikan kontribusi besar untuk negara ini supaya terus membaik. Namun, pertempuran pecah kembali di akhir Juli 2012 dengan hasil yang kurang jelas.
Busana Tradisional Tajikistan
Agama 
Islam merupakan agama dominan banyak dianut oleh masyarakat Tajikistan. Islam Sunni dari sekolah Hanafi adalah agama yang diakui tradisi Tajikistan sejak tahun 2009. Menurut 2009 Dapertemen luar Negeri AS merilis, jumlah penduduk Tajikistan adalah 98% Muslim, (kira-kira 95% Sunni dan 3% Syiah dengan beberapa Sufi.
    Islam, agama dominan dari seluruh Asia Tengah, dibawa ke wilayah tersebut oleh orang Arab pada abad ketujuh. Sejak saat itu, Islam telah menjadi bagian integral dari budaya Tajik. Misalnya, negara Samanid menjadi pelindung setia arsitektur Islam dan menyebarkan budaya Islam-Persia jauh ke jantung Asia Tengah. Juga, Ismail Samani, yang dianggap sebagai ayah dari bangsa Tajik, dipromosikan upaya misionaris Muslim di seluruh wilayah. Populasi di Asia Tengah mulai tegas menerima Islam dalam jumlah yang signifikan, terutama di Taraz, sekarang di zaman modern Kazakhstan. Selama era Soviet, upaya untuk mensekulerkan masyarakat sebagian besar tidak berhasil dan era pasca-Soviet telah melihat peningkatan yang ditandai dalam praktek keagamaan. Jumlah Muslim yang berpuasa selama bulan suci Ramadhan yang tinggi; hingga 99% dari Muslim di pedesaan dan 70% di kota-kota berpuasa selama bulan terakhir Ramadhan (2004). Kebanyakan Muslim Syiah, khususnya Ismailiyah berada di wilayah Gorno-Badakhshan terpencil serta kabupaten tertentu dari wilayah Khatlon selatan dan di Dushanbe. Di antara agama-agama lain, iman Ortodoks Rusia dipraktekkan hanya oleh Rusia yang tinggal di dalamnya meskipun komunitas Rusia menyusut secara signifikan di awal 1990-an. Beberapa kelompok Kristen kecil lainnya sekarang menikmati kebebasan relatif ibadah. Ada pula komunitas Yahudi yang sangat kecil. 
Dushanbe, Ibukota Tajikistan
Era Uni Soviet
    Kerudung tradisional di Tajikistan dipakai sebelum zaman modern adalah faranji tapi itu dilarang oleh Komunis Soviet.Selama tujuh dekade kontrol politik, Soviet pembuat kebijakan belum mampu memberantas tradisi Islam. Kampanye anti-islam Soviet terbesar terjadi dari akhir 1920-an sampai akhir tahun 1930-an sebagai bagian dari pengendalian luas terhadap agama secara umum. Dalam periode ini, banyak Muslim fungsionaris tewas, dan pelajaran agama dan ketaatan yang sangat dibatasi.

Tajikistan Traditional Dance
    Setelah Jerman menyerang Uni Soviet pada tahun 1941, terdapat kebijakan resmi terhadap Islam moderat. Salah satu perubahan yang terjadi adalah pembentukan pada tahun 1943 yang secara resmi disetujui Islam hierarki untuk Asia Tengah, Dewan Muslim dari Asia Tengah. Bersama-sama dengan tiga organisasi serupa untuk daerah-daerah lain di Uni Soviet yang memiliki populasi Muslim besar, pemerintahan ini dikendalikan oleh Kremlin, yang diperlukan loyalitas dari pejabat agama. Meskipun tenaga administrasi dan struktur yang memadai untuk melayani kebutuhan dari populasi Muslim wilayah, pemerintah dimungkinkan keberadaan hukum dari beberapa lembaga Islam, serta kegiatan keagamaan fungsionaris, sejumlah kecil dari masjid, dan pelajaran agama di dua seminari di Uzbekistan.


     Pengenalan Islam sebagai bagian terpadu dari kehidupan dapat ditemui di perkotaan ataupun pedesaan, tua maupun muda, yang berpendikan maupun tidak. Peran bahwa iman memainkan dalam kehidupan individu bervariasi, namun. Untuk beberapa Tajik, Islam lebih penting sebagai bagian intrinsik dari warisan budaya mereka daripada sebagai agama dalam arti biasa, dan beberapa orang Tajik yang tidak religius.

Sumber Referensi : Wikipedia Indonesia

Thursday, February 22, 2018

SUMBER ENERGI ALTERNATIF

Energi alternatif adalah energi pengganti dari enerrgi utama (bahan bakar fosil) yang selama ini digunakan manusia, yaitu BBM, gas bumi dan batubara. Energi alternatif diperlukan untuk menggantikan energi utama apabila sumber energi utama habis. Sumber energi alternatif dapat diperbaharui sehingga tidak akan pernah habis. Beberapa sumber energi alternatif yang dapat dimanfaatkan adalah sinar matahari, air, angin, panas bumi, nuklirr dan biomassa.
   Manusia selama ini memanfaatkan energi utama yang bersumber dari bahan bakar minyak (BBM), gas bumi, dan batubara untuk memenuhi kebutuhannya. BBM, gas bumi, dan batubara merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbarui sehingga suatu saat sumber energi ini akan habis. Penghematan pemakaian BBM, gas bumi dan batubara adalah salah satu usaha untuk menghindari cepat habisnya ketiga sumber energi utama ini. Selain itu, terdapat energi alternatif yang dapat dimanfaatkan untuk menghemat, bahkan mungkin menggantikan sumber energi utama.
  1. Energi Sinar Matahari   Energi sinar matahari, atau disebut juga energi surya, biasanya disimpan dalam bentuk energi listrik atau energi kalor. Alat yang dapat mengubah energi sinar matahari menjadi energi listrik disebut sel surya. Adapun alat yang dapat mengubah energi sinar matahari  menjadi energi kalor disebut panel surya. Indonesia yang merupakan negara tropis dan berada di khatulistiwa memiliki potensi sangat besar untuk mengembangkan energi sinar matahari sebagai energi alternatif yang dapat menggantikan energi utama, karena wilayah Indonesia menerima sinar matahari sepanjang tahun. Energi sinar matahari sangat berlimpah dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, dari yang sederhana seperti memanaskan air, menggerakkan mobil (mobil bertenaga surya), hingga yang berkaasitas besar seperti pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Akan tetapi, harga sel surya dan panel surya masih tergolong mahal sehingga pemanfaatan energi ini belum dapat dilakukan secara optimal dan masih digunakan dalam skala kecil seperti untuk barang-barang elektronik dan pembangkit listrik di daerah terpencil yang sulit dijangkau oleh jaringan listrik.
  2. Energi Air.   Energi air memanfaatkan air yang bergerak, misalnya air terjun untuk menghasilkan listrik. Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) memanfaatkan energi potensial dan kinetik air terjun untuk diubah menjadi energi listrik. Karena pengaruh gravitasi, maka semakin tinggi air terjun, semakin besar pula energi kinetiknya. Jika ketinggian air belum mencukupi, maka air tersebut dibendung dulu di waduk. Pembendungan akan menyebabkan permukaan air menjadi lebih tinggi dari semula, sehingga pada saat dialirkan air akan memiliki energi kinetik yang besar. Pada PLTA, air dialirkan melalui turbin dan energi air yang besar ini memutar turbin yang kemudian akan menggerakan generator listrik. Selain air terjun, pasang surut air laut juga dapat dimanfaatkan sebagai energi. Saat terjadi pasang, permukaan laut bertambah tinggi. Jika di tepi pantai dibuat bendungan, maka air pada saat pasang dialirkan ke bendungan sehingga terisi penuh dan sejajar dengan permukaan laut. Setelah itu bendungan ditutup. Saat air laut surut, permukaan air di bendungan lebih tinggi dari permukaan air laut. Air laut dibendungan dapat dialirkan kembali ke laut saat surut. Jika aliran air ke laut melewati turbin, maka turbin akan berputar dan menggerakkan generator listrik sehingga dapat dihasilkan energi listrik.
  3. Energi Angin.  Angin muncul karena adanya perbedaan tekanan udara. Angin berembus dari daerah bertekanan tinggi ke daerah bertekanan rendah. Energi angin berasal dari embusan angin yang digunakan untuk memutar kincir angin. Kincir angin tersebut selanjutnya akan memutar turbin pembangkit listrik, memompa air atau menggiling gandum. Salah satu negara yang banyak memanfaatkan energi angin adalah Belanda. Karena itu, Belanda terkenal dengan sebutan Negeri Kincir Angin.
  4. Energi Panas Bumi.  Energi panas bumi (energi geotermal) berasal dari panas batuan di bawah permukaan bumi. Batuan ini menjadi panas karena terpanggang magma yang berada jauh dibawahnya. Cara pemanfaatan energi panas bumi adalah dengan memasang dua buah pipa pada batuan tersebut dengan ujung bawah kedua pipa saling dihubungkan. Salah satu pipa dialiri air. Ketika sampai di bawah, air akan berubah menjadi uap karena mengalami pemanasan. Uap air ini akan mengalir melalui pipa yang lain ke permukaan dan dapat digunakan untuk memutar turbin pembangkit listrik.
  5. Energi Nuklir. Energi nuklir berasal dari reaksi nuklir, yaitu reaksi yang mengakibatkan terjadinya perubahan pada inti atom. Perubahan tersebut bisa berupa pemisahan atau pembelahan inti atom pada atom-atom yang berinti berat, seperti uranium dan plutonium (reaksi fusi) atau penggabungan inti-inti atom ringan menjadi inti atom yang lebih berat (reaksi fusi), Pada reaksi nuklir ini, dilepaskan sejumlah energi. Energi nuklir ini dapat dikendalikan dan dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik di pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).
  6. Energi Biomassa.  Energi biomassa berasal dari sisa-sisa atau limbah mahluk hidup, seperti tumbuhan, misalnya sisa panenan dan sayuran yang membusuk, atau kotoran hewan ternak. Limbah tersebut dapat diproses melalui pembakaran maupun secara kimia melalui penguraian anaerobik (tanpa oksigen) oleh bakteri yang dapat menghasilkan gas metana (CH4). Gas metana ini disebut juga biogas yang bersifat mudah terbakar. Biogas dapat dimanfaatkan untuk keperluan memasak sebagaimana halnya elpiji, menjalankan traktor, hingga menggerakkan turbin pembangkit listrik. Biogas cocok dikembangkan di wilayah-wilayah yang memiliki biomassa berlimpah, seperti daerah perkebunan dan peternakan. Biogas juga dapat memberikan solusi terhadap masalah penyediaan energi dengan murah dan tidak mencemari lingkungan.
  7. Biodiesel dan Bioetanol.  Biodiesel dan Bioetanol merupakan bahan bakar alternatif pencampur atau pengganti solar dan bensin yang berasl dari bahan nabati. Biodiesel diproses dari minyak hasil ekstraksi biji tanaman seperti jarak pagar (Jatropha curcas), Kelapa sawit (Elaeis guineensis), malapari (Pongamia pinnata) dan nyamplung (Calophyllum inophyllum). Adapun bioetanol diproses dari tanaman bergula atau berpati seperti tebu (Saccharum officinarum),  nira (Arenga pinnata), singkong (Manihot esculenta), dan ganyong (Canna edulis). Penggunaan Biodiesel dan Bioetanol sebagai bahan bakar alternatif sangat mungkin dilakukan di Indonesia karena sumber daya hayati di Indonesia sangat banyak. Selain itu, penggunaan biodiesel dan bioetanol juga akan memajukan sektor agrobisnis. Biodiesel dan bioetanol memiliki keunggulan dibandingkan solar dan bensin, yaitu mengandung oksigen yang membuat pembakaran lebih sempurna dan lebih ramah lingkungan.

Sumber Referensi : Ensiklopedi Umum Untuk Pelajar 

Wednesday, January 31, 2018

GERHANA BULAN TOTAL 31 JANUARI 2018

Supermoon (Blood Moon Lunar Eclipse)
   Malam ini, Rabu 31 Januari 2018, sebuah peristiwa gerhana Bulan total bakal teramati di langit seluruh penjuru Indonesia. Indonesia menjadi salah satu lokasi terbaik untuk mengamati peristiwa yang satu ini. Mulai dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote, semua masyarakat Indonesia berkesempatan untuk melihat peristiwa langka yang terjadi pada satu-satunya satelit alami milik Bumi kita ini.
    Sekadar untuk mengingat kembali, gerhana Bulan total terjadi saat keseluruhan wajah Bulan tertutup oleh bayangan Bumi. Itu terjadi bila Bumi berada di antara Matahari dan Bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar Matahari tidak dapat mencapai Bulan karena terhalangi oleh Bumi. Dengan kata lain, gerhana Bulan total terjadi saat fase Bulan purnama. Tetapi, tidak setiap Bulan purnama akan terjadi gerhana Bulan total. Hal ini disebabkan karena orbit Bulan miring 5 derajat saat mengelilingi Matahari.
Terjadinya Gerhana Bulan
      Pada 31 Januari 2018 malam ini, bidang orbit Bulan berpotongan langsung dengan ekliptika Bumi, membuatnya akan masuk bayangan umbra Bumi sehingga Bulan akan tergerhanai dalam peristiwa gerhana Bulan total. Menariknya, gerhana Bulan total 31 Januari 2018 ini memiliki banyak keistimewaan.

Terjadi Saat Supermoon

Posisi Bulan pada saat gerhana Bulan total 31 Januari 2018 akan bertepatan pada momen ia mencapai titik perigee, atau jarak terdekat dengan Bumi. Hal ini jelas akan membuat Bulan tampak lebih besar dan lebih terang di langit malam. Para astronom menyebutnya sebagai Bulan purnama perigee, namun tampaknya kini lebih akrab disebut sebagai Supermoon. Ya, gerhana Bulan total 31 Januari 2018 ini akan bertepatan dengan peristiwa Supermoon!
     Supermoon 31 Januari 2018 akan membawa Bulan berada pada jarak sekitar 360.000 kilometer jauhnya dari Bumi. Hal itu akan membuat Bulan tampak dengan diameter sudut sebesar 33'09", cukup besar bila dibandingkan Bulan purnama yang terjadi pada biasanya. Supermoon sendiri bisa terjadi karena jalur orbit Bulan saat mengelilingi Bumi tak melingkar sempurna, melainkan lonjong. Itu artinya, Bulan bisa saja berada ada jarak terdekat dan terjauh dengan Bumi. Bila itik terdekat Bulan dengan Bumi disebut perigee, maka titik terjauhnya disebut apogee.

Terjadi Saat "Blue Moon"

  Bulan tidak akan tampak berwarna biru. Blue Moon atau Bulan Biru hanyalah istilah untuk menyebut Bulan purnama kedua yang terjadi pada satu bulan kalender masehi. Pada Januari 2018 ini, fase Bulan purnama akan terjadi dua kali, yang pertama tanggal 2 Januari, dan yang kedua pada 31 Januari. Bulan purnama kedua tersebut bertepatan dengan peristiwa gerhana Bulan total! Secara astronomis, Bulan Biru terjadi pada pukul 20:27 WIB, saat puncak gerhana Bulan total terjadi. 

Bulan Biru yang Semerah Darah

    Bukannya berwarna biru, pada puncak gerhana Bulan total terjadi justru ia akan muncul dalam rona kemerahan, yang kadang disebut semerah darah. Tapi, tahukah Anda mengapa gerhana Bulan total justru membuat Bulan tampak merah? Bukankah seharusnya gelap karena cahaya Matahari yang menyinarinya terhalang oleh Bumi kita? Bumi memang menghalangi Bulan dari Matahari, tapi walaupun cahaya Matahari yang seharusnya menyiari Bulan telah tertutup oleh Bumi saat puncak gerhana total terjadi, ternyata atmosfer Bumi lah yang berperan dalam membiaskan cahaya merah dari Matahari, sehingga Bulan tidak tampak gelap total, melainkan merah.
Blue Moon
     Jika Bumi tidak memiliki atmosfer, maka saat Bulan berada sepenuhnya di dalam bayangan Bumi saat gerhana total terjadi, Bulan akan tampak gelap dan bahkan mungkin tak terlihat. Namun berkat atmosfer Bumi, kenampakan Bulan pun akan jauh lebih indah. Atmosfer Bumi sendiri meluas sekitar 80 kilometer di atas permukaan Bumi. Selama gerhana Bulan total, saat Bulan masuk dalam bayangan umbra Bumi, ada lingkaran yang melingkar di sekitar Bumi bila kita melihatnya dari permukaan Bulan, yang tidak lain merupakan cincin atmosfer kita. Sinar Matahari terdiri dari berbagai frekuensi. Saat sinar Matahari menerobos atmosfer kita, cahaya berfrekuensi tinggi seperti hijau, biru, dan ungu lebih mudah dihamburkan molekul atmosfer Bumi dibandingkan cahaya berfrekuensi rendah seperti cahaya kuning, oranye dan merah. Penghamburan cahaya berfrekuensi tinggi ini menyebabkan langit berwarna biru di kala siang.     Dengan begitu, cahaya kuning, oranye, dan merah akan dengan mudah melewati atmosfer dengan jalur yang lurus dan hampir tidak akan memantul jika berinteraksi dengan molekul gas di atmosfer. Pembiasan atmosfer akan mengubah arah cahaya tersebut ke arah umbra Bumi, atau bayangan gelap Bumi.   Jika ada objek langit di umbra, seperti Bulan saat gerhana total misalnya, maka cahaya yang terbiaskan akan menyinari Bulan dan dipantulkan menuju sisi malam Bumi (lokasi pengamatan kita). Ketika kita mengamatinya, kita akan melihat warna merah pada Bulan.   Apa yang lebih istimewa selain peristiwa gerhana Bulan total yang bertepatan dengan Supermoon dan Blue Moon sekaligus? Sayangnya, Super-Red-Blue-Moon ini terjadi saat musim hujan sedang berlangsung di Indonesia. Dengan begitu, pengamatan peristiwa langka ini terancam terhalang awan atau bahkan lokasi pengamatan Anda sedang diguyur hujan. 

Proses Terjadinya Gerhana Bulan  
 Proses Terjadinya Gerhana Bulan .Gerhana Bulan total 31 Januari 2018 cukup menarik karena terjadi berbarengan dengan peristiwa lunar perigee, atau jarak terdekat Bulan dengan Bumi kita. Hal ini akan berdampak pada sedikit lebih besarnya ukuran diameter sudut Bulan saat gerhana nanti.Di Indonesia, gerhana Bulan total ini bisa diamati dari awal hingga akhir. Negara kita menjadi salah satu wilayah terbaik untuk mengamatinya karena berada di sisi malam Bumi saat gerhana ini terjadi.

Peta Garis Lintasan Gerhana Bulan Total 31 Januari 2018
    Gerhana terjadi saat Bulan baru terbit di Indonesia, yang diawali dengan masuknya Bulan ke bayangan penumbra (bayangan terang) Bumi pada pukul 17.51 WIB (18.51 WITA, 19.51 WIT). Arahkan pandangan Anda ke langit timur, dan temukan sisi bawah Bulan yang mulai tampak gelap sedikit di fase awal ini.     Namun, karena Bulan nantinya belum terbit dan langit juga masih terang karena Matahari belum terbenam untuk wilayah Indonesia Barat, maka baru wilayah Indonesia Tengah dan Indonesia Timur saja yang bisa melihat proses gerhana Bulan penumbra ini.    Selanjutnya, Bulan akan terus bergerak semu melintasi bayangan Bumi. Hingga pada pukul 18.48 WIB (19.48 WITA, 20.48 WIT), kontak pertama Bulan dengan bayangan umbra (bayangan gelap) Bulan akan terjadi. Pada fase kedua ini, Bulan akan tampak "tergigit".   Bulan juga sudah terbit untuk wilayah Indonesia Barat saat memasuki fase kedua ini, sehingga kini seluruh Indonesia sudah bisa menyaksikannya bersama-sama."Gigitan" pada wajah Bulan akibat terhalang bayangan Bumi ini akan membesar. Posisi Bulan juga akan meninggi dari cakrawala timur daerah Anda. Anda akan melihat Bulan purnama yang tidak biasanya hingga pukul 19.51 WIB (20.51 WITA, 21.51 WIT).      Pada saat itu, Bulan yang tadinya gelap akan berubah warna menjadi merah. Ya, fase awal totalitas gerhana Bulan telah terjadi. Bulan tampak merah karena cahaya berfrekuensi rendah dari Matahari dibiaskan oleh atmosfer Bumi ke bagian tengah bayangan umbranya. Karena Bulan berada di tengah umbra saat puncak gerhana total, maka merahlah wajah Bulan. Fase totalitas gerhana Bulan total 31 Januari 2018 ini akan berlangsung selama 1 jam 16 menit. Dengan puncak totalitas akan terjadi pada pukul 20.29 WIB (21.29 WITA, 22.29 WIT). Puncak totalitas itulah fase terbaik bila Anda ingin memotretnya karena Bulan sedang merah-merahnya.  
Fase dan Tahapan Gerhana Bulan Total 31 Januari 2018
Warna merah Bulan bisa berbeda-beda di berbagai wilayah. Hal ini tergantung seberapa bersih kondisi atmosfer di wilayah pengamatan. Bila atmosfer kotor atau berdebu akibat letusan gunung berapi, warna merah Bulan bisa lebih pekat dibanding warna merah Bulan di lokasi dengan kondisi atmosfer yang bagus dan cuaca cerah.Merahnya wajah Bulan ini akan terus bertahan hingga pukul 21.07 WIB (22.07 WITA, 23.07 WIT), di mana pada saat itu fase totalitas gerhana akan berakhir.      Fase totalitas yang berlangsung cukup lama ini disebabkan karena bayangan Bumi yang besar. Berbeda dengan peristiwa gerhana Matahari total, yang mana Bulan lah yang bertindak dalam menghalangi wajah Matahari, sehingga paling lama berlangsung hanya 7 menit saja akibat Bulan yang diameternya kecil.    Saat fase totalitas berakhir, kita bisa melihat bagian bawah Bulan yang akan terang lagi berwarna putih keabu-abuan.Sampai di sini, gerhana Bulan masih belum berakhir. Kita masih akan melihat gerhana Bulan parsial/sebagian yang akan berlangsung hingga pukul 22.11 WIB (23.11 WITA, 00.11 WIT [1 Februari 2018]).     Di fase ini, kita akan melihat "gigitan" pada wajah Bulan yang tadinya besar lama kelamaan akan mengecil seiring keluarnya Bulan dari bayangan umbra Bumi.Akhirnya, gerhana pun hanya tinggal gerhana Bulan penumbra, fase di mana Bulan masih berada di bayangan penumbra Bumi. Bulan akan benar-benar keluar dari bayangan penumbra Bumi pada pukul 23.08 WIB (00.08 WITA, 01.08 WIT 1 Februari 2018).     Pada waktu itu, Bulan akan kembali seperti sedia kala, dan kita bersiap untuk istirahat setelah lebih dari tiga jam menikmati gerhana.Nah, itulah dia bagaimana proses terjadinya gerhana Bulan total 31 Januari 2018. Seluruh fase gerhana ini bisa kita amati selama cuaca cerah. Bisa pula diamati baik dengan menggunakan teleskop maupun dengan mata telanjang saja. UNDUH:Sebagai panduan pengamatan dua gerhana Bulan total yang terjadi pada 31 Januari dan 28 Juli 2018, silakan unduh buku elektronik panduan gratisnya disini DOWNLOAD

Sumber Referensi : Info Astronomi.Org

Tuesday, January 30, 2018

HARI PRIMATA NASIONAL TAHUN 2018

   Hari ini Selasa, 30 Januari 2018 adalah hari yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Kehutanan dan Lingkugan Hidup sebagai Hari Primata Nasional. Untuk menyambut peringatan Hari Primata Nasional ini admin menurunkan postingan tentang Primata khususnya primata yang menjadi satwa endemik dan asli Indonesia. Perlu anda ketahui bahwa dari dua spesies primata di muka bumi yaitu kelompok Ape dan Monkey, keduanya ada di Indonesia.
   Ape atau spesies kera memiliki ciri tidak memiliki ekor dan sangat dekat dan berkerabat dengan manusia. Di dunia ini ada 4 jenis kera yang diketahui yaitu Gorila, Simpanse, Orang Utan dan Wau-Wau. Dua jenis terakhir dapat dijumpai di Indonesia yaitu Orang Utan dan Wau-Wau atau lebih dikenal dengan Owa. Sisanya adalah kelompok jenis monyet yang memiliki ekor sebagai ciri utamanya. Silahkan anda lihat pada daftar Primata terlampir dibagian akhir artikel ini.
   Primata adalah salah satu ordo mamalia yang memiliki 16 famili dalam klasifikasinya. Ciri-ciri ordo primata yaitu memiliki 5 jari (pentadactyl) dengan kuku, ibu jari yang berlawanan, serta memiliki arah pandangan stereoskopik (arah pandangan ke depan, bukan ke samping). Klasifikasi primata beberapa diantaranya masih belum stabil sehingga kemungkinan adanya spesies baru yang berasal dari subspesies. Primata adalah hewan mamalia yang termasuk dalam ordo Primates. Ciri-ciri primata lainnya adalah pada primata, ibu jari berlawanan, jari kuku pendek (bukan cakar) dan jari yang panjang dan menutup ke dalam adalah sebuah relik dari posisi jari (brachiation) moyangnya pada masa lalu yang barangkali menghuni pohon, memiliki bentuk gigi yang sama dan rancangan tubuh primitif (tidak terspesialisasi). Memiliki karakteristik arah mata yang bersifat memandang ke depan bukan ke samping (stereoskopik) serta postur tubuh  tegak.
   Berdasarkan data The Integrated Taxonomic Information System (ITIS), jumlah dari jenis jenis primata di dunia terdapat sekitar 500 spesies. Jumlah spesies primata di Indonesia menempati urutan ketiga setelah Brazil dan Madagaskar.
Primata di Indonesia memiliki jumlah 62 spesies dengan sekitar 77 taksa. Jumlah tersebut termasuk jenis primata yang dilindungi dan juga primata endemik. Tulisan ini berisi macam-macam primata Indonesia yang terdiri dari spesies dan subspesies yang dikelompokkan berdasarkan famili.

Kukang (Famili: Lorisidae) 
  1. Kukang Sumatera (Nycticebus caucang)
  2. Kukang Jawa (Nycticebus javanicus)
  3. Kukang Kelamasan Kalimantan (Nycticebus menagensis)
  4. Kukang Bangka (Nycticebus bancanus)
  5. Kukang Kukang Kalimantan (Nycticebus borneanus)
  6. Kukang Kayan (Nycticebus kayan)

Tangkasi atau Tarsius (Famili: Tarsidae)
  7. Tangkasi (Tarsier tarsier)
  8. Tarsius Wusing (Tarsius spectrumgurskyae)
  9. Tarsius Mimito (Tarsius supriatnai)
10. Tarsius Makassar (Tarsius fuscus)
11. Tangkasi Gunung (Tarsius pumilus)
12.Tarsius Lariang (Tarsius lariang)
13. Tarsius Wallace (Tarsius wallacei)
14. Tarsius Kerdil (Tarsius dentatus)
15. Tarsius Peleng (Tarsius pelengensis)
15. Tarsius Sangir (Tarsius sangirensis)
17. Tarsius Siau (Tarsius tumpara)
18. Kerabuku (Cephalophacus bancanus)
• Cephalophacus bancanus bancanus
• Cephalophacus bancanus borneanus
• Cephalophacus bancanus natunensis

Famili: Cercopithecidae
19. Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis)
• Macaca fascicularis fascicularis
• Macaca fascicularis fusca
• Macaca fascicularis karimon djawae 
• Macaca fascicularis lasiae 
20. Beruk (Macaca nemestrina)
21. Beruk Mentawai (Macaca pagensis)
22. Beruk Siberut (Macaca siberu)
23. Monyet Darre Sulawesi (Macaca maura)
24. Monyet Yaki Sulawesi (Macaca nigra)
25. Monyet Dihe Sulawesi (Macaca nigrescens)
26. Monyet Dige Sulawesi (Macaca hecki)
27. Monyet Boti Sulawesi (Macaca tonkeana)
28. Monyet Hada Sulawesi (Macaca ochreata)
29. Simakobu (Simias concolor)
• Simias concolor siberu 
• Simias concolor concolor

Famili: Cercopithecidae, Subfamili: Colobinae
30. Lutung Surili (Presbytis comata)
31. Lutung Kedih (Presbytis thomasi)
• Presbytis thomasi thomasi 
• Presbytis thomasi nubilis 
32. Lutung Kokah (Presbytis siamensis)
• Presbytis siamensis cana
• Presbytis siamensis rhionis
• Presbytis siamensis paenulata
33. Lutung Nokah (Presbytis femoralis)
• Presbytis femoralis percura
• Presbytis femoralis batuana
• Presbytis femoralis femoralis
• Presbytis femoralis robinsoni
34. Lutung Simpai (Presbytis melalophos)
• Presbytis melalophos melalophos
• Presbytis melalophos fluviatilis
• Presbytis melalophos alba
• Presbytis melalophos fucamurina
• Presbytis melalophos nobilis
• Presbytis melalophos ferruginea
• Presbytis melalophos aurata
35. Lutung Hitam Sumatera (Presbytis sumatrana)
36. Lutung Hitam Putih (Presbytis bicolor)
37. Lutung Simpai Putih (Presbytis mitrata)
38. Lutung Joja Mentawai (Presbytis potenziani)
39. Lutung Joja Siberut (Presbytis siberu)
40. Lutung Natuna (Presbytis natunae)
41. Lutung Jirangan (Presbytis frontata)
42. Lutung Merah Kelasi (Presbytis rubicunda)
• Presbytis rubicunda rubicunda
• Presbytis rubicunda rubida
• Presbytis rubicunda ignita
• Presbytis rubicunda chrysea
43. Lutung Ceneka Kalimantan (Presbytis chrysomelas)
44. Lutung Banggat (Presbytis hosei)
45. Lutung Beruban Kalimantan (Presbytis canicrus)
46. Lutung Jambul Sabana (Presbytis sabana)
47. Lutung Budeng (Trachypithecus auratus)
48. Lutung Sunda (Trachypithecus mauritius)
49. Lutung Cingkau Perak (Trachypithecus cristatus)
50. Bekantan (Nasalis larvatus)
• Nasalis larvatus larvatus
• Nasalis larvatus orientalis

Owa dan Siamang (Famili: Hylobatidae)
51. Owa Lengan Putih (Hylobates lar)
• Hylobates lar lar
• Hylobates lar carpenteri
• Hylobates lar entelloides
• Hylobates lar yunnanensis
• Hylobates lar vestitus
52. Owa Mentawai/Siamang Kerdil (Hylobates klossii)
53. Owa Ungko (Hylobates agilis)
• Hylobates agilis agilis
• Hylobates agilis ungko
54. Owa Jawa (Hylobates moloch)
• Hylobates moloch moloch
• Hylobates moloch pongoalsoni
55. Owa Kelawat Kalimantan (Hylobates muelleri)
56. Owa Janggut Putih Kalimantan (Hylobates albibarbis)
57. Owa Kelampiau Kalimantan (Hylobates abbotti)
58. Owa Abu Kalimantan (Hylobates funereus)
59. Siamang (Symphalangus syndactylus)
Orangutan (Famili: Hominidae)
60. Orangutan Sumatera (Pongo abelii)
61. Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis)
62. Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus)
• Pongo pygmaeus pygmaeus 
• Pongo pygmaeus wurmbii
• Pongo pygmaeus morio

Beberapa jenis primata yang berhabitat asli di indonesia antara lain :
1. Orangutan
Orangutan adalah sejenis kera besar yang hidup di hutan tropika indonesia dan malaysia, khususnya Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan. Ciri-ciri dari orang utan adalah : memiliki tubuh yang gemuk besar dengan leher besar serta kepala yang besar dengan posisi mulut yang tinggi, memiliki lengan yang panjang dan kuat, memiliki kaki yang pendek dan tertunduk, dan tidak mempunyai ekor, memiliki tubuh selimuti rambut kemerahan atau kecoklatan, memiliki telapak tangan dengan 5 jari. memiliki tinggi berkisar 1,25-1,5 meter dengan berat sekitar 50–90 kilogram untuk jantan dan sekitar 30–50 kilogram untuk betinanya. Terdapat 2 jenis (spesies) orangutan yaitu Orangutan Kalimantan / Borneo (Pongo pygmaeus) dan Orangutan Sumatra (Pongo abelii). Orangutan termasuk dalam hewan omnivora atau pemakan segala, mereka memakan buah-buahan, kulit pohon, dedaunan, serangga, selain itu juga nektar,madu dan juga jamur. Orangutan berkerabat dekat dengan manusia dengan kesamaan DNA sebesar 96.4%. Orangutan termasuk dalam hewan yang dilindungi.
2. Owa jawa (Hylobates moloch)
Owa jawa (Hylobates moloch) adalah sejenis primata anggota suku Hylobatidae. Owa jawa memiliki ciri-ciri: tidak memiliki ekor, memiliki tangan yang relatif panjang dibandingkan besar tubuhnya, tangan ini digunakan untuk berayun dan berpindah di antara dahan-dahan dan ranting di tajuk pohon yang tinggi. Owa jawa memiliki warna bulu keabu-abuan dengan bagian atas kepala lebih gelap dan wajah kehitaman. Owa jawa merupakan hewan diurnal dan arboneal. Makanan dari Owa jawa adalah buah, daun, dan bunga.
3. Kedih atau Monyet Kedih (Presbytis Thomasi)
Kedih atau Monyet Kedih (Presbytis Thomasi) adalah primata asli dari Sumatera. Primata ini pertama kali  di temukan di Sumatera bagian utara dan Aceh. Ciri dari Monyet Kedih adalah memiliki warna bulu perpaduan hitam dengan putih dan memiliki ekspresi tenang terkadang nyaris melankolis.
4. Yaki (Macaca nigra)
Yaki atau Monyet wolai atau Monyet hitam sulawesi (Macaca nigra) adalah jenis primata yang merupakan hewan endemik dari Pulau Sulawesi khususnya Sulawesi bagian utara dan sekitarnya. Yaki memiliki ciri-ciri : seluruh tubuhnya berwarna hitam dan memiliki rambut berbentuk jambul di atas kepalanya seperti model rambut punk, serta memiliki pantat berwarna merah muda. Makanan Yaki adalah dedaunan, biji, bunga, umbi, buah, serangga, molusca, ular bahkan invertebrata kecil.
5. Lutung Jawa (Trachypithecus auratus)
Lutung Jawa (Trachypithecus auratus) adalah jenis primata endemik indonesia yang dapat ditemui pulau Jawa, Bali, Lombok, Pulau Sempu dan Nusa Barung mulai dari kawasan hutan dengan berbagai variasi mulai hutan bakau di pesisir pantai, hutan rawa air tawar, hutan dataran rendah, hutan meranggas, hingga hutan dataran tinggi hingga ketinggian mencapai 3.500 mdp. Ciri-ciri dari lutung jawa adalah memiliki bulu berwarna hitam dan pada lutung betina memiliki bulu berwarna keperakan di sekitar kelaminnya. Lutung jawa (lutung budeng) muda memiliki bulu yang berwarna oranye. Memiliki ukuran tubuh sekitar 55 cm dengan panjang ekor mencapai 80 cm da memiliki berat tubuh sekitar 6 kg.
6. Tarsius
Tarsius adalah primata dari genus Tarsius dari famili Tarsiidae. Tarsius memiliki ciri: memiliki tubuh kecil dengan mata yang sangat besar dengan bola mata berdiameter sekitar 16 mm, memiliki kaki belakang yang sangat panjang. Ukuran panjang kepala hingga tubuhnya 10 sampai 15 cm, memiliki ekor ramping dengan panjang sekitar 20 hingga 25 cm. Bulu tarsius berwarna cokelat abu-abu, cokelat muda atau kuning-jingga muda dan sangat lembut. Terdapat 9 jenis tarsius yang tersebut yang tersebar di Filipina dan Sulawesi, Indonesia. 2 jenis terdapat di Filipina dan 7 diantaranya berada di Sulawesi, Indonesia.
7. Kukang
Kukang  (Nycticebus spp.) adalah jenis primata yang memiliki gerakan lambat. Ciri-cirinya adalah memiliki warna rambut beragam mulai dari kelabu keputihan, kecoklatan, hingga kehitam-hitaman, memiliki garis cokelat melintang dari belakang punggung hingga dahi lalu bercabang ke dasar telinga dan mata. Mmiliki berat tubuh berkisar antara 0,375-0,9 kg dengan panjang tubuh hewan dewasa sekitar 19–30 cm. Terdapat 8 spesies kukang yang ada di alam, 6 diantaranya di temukan di Indonesia yaitu di pulau Sumatera, Jawa dan Kalimantan.
8. Simakobu
Simakobu (Simias concolor) adalah primata ini ditemukan di Indonesia tepatnya di Pulau Sipora, Pagai Utara, dan Pagai Selatan, serta di Pulau Siberut. Ciri-ciri Simakobu adalah ekornya memiliki bentuk seperti ekor babi yaitu pendek tidak berbulu, bulunya hanya ada pada ujung ekor jadi simakobu juga sering disebut monyet ekor babi. Memiliki panjang berkisar antara 490-550 mm dengan berat sekitar  8,7 kg  untuk Simakobu jantan dan memiliki panjang 460-550 mm dengan berat sekitar 7,1 kg untuk betina. Memiliki tangan dan kaki yang sama panjang serta memiliki panjang ekor simakobu bervariasi yaitu berkisar antara 14 sampai 15 cm. Simakobu memiliki 2 jenis warna bulu yaitu abu-abu gelap dan coklat muda, tetapi yang sering ditemui adalah simakobu berbulu abu-abu gelap.

Sumber Referensi : Www.Generasibiologi.Com, Www.Faunadanflora.Com