"SELAMAT DATANG DI BLOG GEOGRAFI LINGKUNGAN""(EKOGEO)"
Showing posts with label LUMBA-LUMBA. Show all posts
Showing posts with label LUMBA-LUMBA. Show all posts

Friday, June 16, 2017

JENIS-JENIS LUMBA-LUMBA DI INDONESIA

      Lumba-lumba adalah mamalia laut yang sangat cerdas, selain itu sistem alamiah yang melengkapi tubuhnya sangat kompleks. Sehingga banyak teknologi yang terinspirasi dari lumba-lumba. Salah satu contoh adalah kulit lumba-lumba yang mampu memperkecil gesekan dengan air, sehingga lumba-lumba dapat berenang dengan sedikit hambatan air. Hal ini yang digunakan para perenang untuk merancang baju renang yang mirip kulit lumba-lumba.
    Lumba-lumba memiliki sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi dan menerima rangsang yang dinamakan sistem sonar, sistem ini dapat menghindari benda-benda yang ada di depan lumba-lumba, sehingga terhindar dari benturan. Teknologi ini kemudian diterapkan dalam pembuatan radar kapal selam. Lumba-lumba adalah binatang menyusui karena lumba lumba adalah mamalia. Mereka hidup di laut dan sungai di seluruh dunia. Lumba-lumba adalah kerabat paus dan pesut. Ada lebih dari 40 jenis lumba-lumba.
    
Bayi lumba-lumba yang baru lahir akan dibawa ke permukaan oleh induknya agar bisa menghirup udara. Lumba-lumba perlu naik ke permukaan untuk bernapas supaya tetap hidup. Lumba-lumba bernapas melalui lubang udara yang terletak di atas kepalanya. Tubuhnya yang licin dan ramping sangat sesuai untuk berenang. Induk lumba-lumba menyusui anaknya dengan susu yang gurih dan menyediakan energi bagi anaknya supaya cepat besar. Setiap anak lumba-lumba selalu berada di dekat induknya, sehingga ibunya bisa melindungi dari bahaya. Lumba-lumba selalu menjaga hubungan dengan anaknya hingga tumbuh semakin besar. Induk lumba-lumba memanggil anak anaknya dengan siulan khusus yang bisa mereka kenali.
     Lumba-lumba hidup dan bekerja dalam kelompok atau disebut kawanan. Mereka sering bermain bersama. Seekor lumba-lumba tidak bisa tidur nyenyak di bawah air. Ia bisa tenggelam. Oleh karena itu, ia setengah tidur beberapa saat dalam sehari. Lumba-lumba makan cumi dan ikan seperti ikan mullet abu-abu. Kadang kadang Lumba-lumba menggiring kawanan ikan agar mudah ditangkap. Lumba-lumba mencari jalan dengan mengirimkan suara di dalam air. Jika suara itu mengenai suatu benda, suara itu akan dipantulkan kembali sebagai gema. Kadang kadang, suara gaduh di laut akibat pengeboran minyak dapat membingungkan lumba-lumba. Mereka akan mengalami kesulitan dalam mengirim dan menerima pesan. Karena lumba-lumba dapat berkomunikasi, maka lumba-lumba disebut sebagai hewan yang paling cerdas, melebihi simpanse.

Lompatan Lumba-lumba
    Manusia senantiasa tertarik dengan kisah lumba-lumba. Bangsa Romawi telah membuat gambar mozaik lumba-lumba sekitar 2.000 tahun lalu. Sekarang, manusia senang berenang di laut bersama binatang yang pandai dan bersahabat seperti lumba-lumba. Lumba-lumba harus berhati hati terhadap ikan hiu yang mungkin menyerang mereka sewaktu waktu. Mereka melindungi diri dengan gigi giginya, kadang-kadang mereka menggunakan paruhnya sebagai pelantak. Manusia dapat menjala banyak sekali ikan bagi lumba-lumba untuk makanannya. Terkadang, lumba-lumba tertangkap oleh jaring nelayan. Mereka tidak dapat menghirup napas di permukaan, akibatnya mereka tenggelam. Ketika bahan kimia yang berbahaya dibuang ke laut, limbah itu bisa meracuni makanan yang dimakan lumba-lumba. Pembangunan waduk di sungai dan pengeringan danau hanya menyisakan sedikit tempat bagi binatang seperti lumba-lumba Brazil untuk hidup.
     Lumba-lumba tergolong sebagai mamalia yang cerdas. Lumba-lumba dapat menolong manusia, bila lumba-lumba sudah terlatih, bahkan lingkaran api pun dapat mereka terobos. Singa laut, spesies primata, ikan paus dan anjing juga termasuk binatang yang cerdas. Lumba-lumba yang sudah terlatih dapat melakukan berbagai atraksi dan mereka juga dapat berhitung, tetapi Lumba-lumba liar belum dapat melakukan berbagai atraksi. Sekarang ini, lumba-lumba dan paus sudah langka, maka lumba-lumba dan paus harus dilindungi. Lumba-lumba dan paus telah mulai dilindungi di seluruh dunia. 

    
     Lumba-lumba adalah binatang menyusui karena lumba lumba merupakan mamalia. Mereka hidup di laut dan sungai di seluruh dunia. Lumba-lumba adalah kerabat paus dan pesut. Ada lebih dari 40 jenis lumba-lumba.Bayi lumba-lumba yang baru lahir akan dibawa ke permukaan oleh induknya agar bisa menghirup udara. Lumba-lumba perlu naik ke permukaan untuk bernapas supaya tetap hidup. Lumba-lumba bernapas melalui lubang udara yang terletak di atas kepalnya. Tubuhnya yang licin dan ramping sangat sesuai untuk berenang.Lumba-lumba hidup dan bekerja dalam kelompok atau disebut kawanan. Mereka sering bermain bersama.
    Dari sekitar 40 jenis lumba-lumba yang ada di dunia, 16 spesies diantaranya hidup dan dapat ditemui di perairan Indonesia. Lumba-lumba masuk dalam Ordo Cetacea, filum Chordata, dari keluarga Delphimidae. Kebanyakan masyarakat di Indonesia hanya mengenalnya hanya dengan sebutan lumba-lumba, sehingga tidak jarang jika banyak yang beranggapan kalau lumba-lumba merupakan hewan yang hanya memiliki satu jenis saja. Kali ini Admin Blog akan membahas seputar jenis-jenis lumba lumba yang dapat kita jumpai di perairan Indoesia. Ke 16 jenis lumba-lumba yang ada di perairan Indonesia antara lain :
1. Lumba-lumba Hidung Belang
Lumba-lumba hidung belang dalam bahasa Inggris disebut sebagai Striped Dolphin atau Euphrosyne Dolphin. Nama latin hewan ini adalah Stenella coeruleoalba (Meyen, 1833) yang bersinonim dengan Stenella euphrosyne Gray, 1846 dan Stenella styx Gray, 1846. Lumba-lumba hidung belang merupakan salah satu lumba-lumba dengan daerah sebaran terluas. Lumba-lumba ini ditemukan Samudera Atlantik, Pasifik, dan Hindia, dan laut yang berdekatan, termasuk di perairan Indonesia. Hewan berukuran 2,7 meter dengan berat mencapai 160 kg ini berstatus Least Concern.
2. Lumba-lumba Fraser
Nama latin dari lumba-lumba Fraser yaitu Lagenodelphis hosei Fraser, 1956. Lumba-lumba ini disebut juga sebagai Fraser’s Dolphin atau Sarawak Dolphin. Lumba-lumba Fraser memiliki ukuran tubuh antara 2-2,7 meter dengan berat 160-210 kg. Memiliki tubuh kekar dan gempal, memiliki sirip punggung kecil bahkan lebih kecil jika dibandingkan dengan jenis lumba-lumba lainnya. Lumba-lumba fraser memiliki warna pada bagian atas tubuhnya berwarna abu-abu kebiruan atau kecoklatan, sedangkan pada bagian bawah biasanya berwarna pucat putih atau merah muda.
3. Lumba-lumba Gigi Kasar
Nama ilmiah lumba-lumba ini adalah Steno bredanensis (G. Cuvier in Lesson, 1828).Lumba-lumba Gigi Kasar disebut juga sebagai Rough-Toothed Dolphin.Lumba-lumba ini merupakan genus Steno ini berukuran mencapai 2,6 meter dengan berat sekitar 160 kg. Memiliki kepala kecil dengan paruh yang panjang tanpa lipatan di melon. sirip punggung mereka relatif besar dan tinggi dan terletak di pertengahan kembali dan mereka memiliki sirip yang relatif panjang (sirip dada). warna tubuh gelap dengan bibir putih dan tenggorokan dan jubah dorsal gelap yang sempit antara sirip blowhole dan punggung. Perut (ventral) permukaan memiliki bintik-bintik tidak teratur dan bercak-bercak.
4. Lumba-lumba Hidung Botol.
Lumba-lumba hidung botol merupakan jenis lumba-lumba yang paling terkenal. Dalam bahasa inggris disebut dengan berbagai nama seperti Common Bottlenose Dolphin, Bottlenose Dolphin, Bottle-nosed Dolphin, dan Bottlenosed Dolphin. Nama latin lumba-lumba ini adalah Tursiops truncatus (Montagu, 1821).Panjang tubuhnya sekitar 2-4 meter dengan berat antara 135-635 kg. Warna mammalia cerdas ini mulai dari abu-abu terang sampai hitam dengan warna yang lebih terang pada perutnya.
5. Lumba-lumba Hidung Botol Indo-Pasifik
Nama latin hewan ini adalah Tursiops aduncus (Ehrenberg, 1833). Sedang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Indo-pacific Bottlenose Dolphin, atau Indian Ocean Bottlenose Dolphin.Panjang tubuh lumba-lumba hidung botol Indo-Pasifik sekitar 2,6 meter dengan berat mencapai 230 kg. Ditemui hidup di perairan sekitar India, utara Australia, Laut China Selatan, Laut Merah, pantai timur Afrika, serta di perairan Indonesia. Tubuh bagian atas berwarna abu-abu gelap dengan perut berwarna abu-abu keputihan dengan bintik-bintik abu-abu.
6. Lumba-lumba Moncong Panjang   
 Lumba-lumba moncong panjang atau Long-beaked Common Dolphin memiliki nama latin Delphinus capensis Gray, 1828. Ukuran tubuhnya relatif kecil dengan panjang antara 1,9-2,5 meter dengan berat mencapai 80-235 kg. Memiliki moncong yang panjang, tubuh abu-abu yang ramping, sirip punggung dan perut berwarna putih dan panel dada berwarna kekuningan.
7. Lumba-lumba Pemintal
Nama latin lumba-lumba ini adalah Stenella longirostris (Gray, 1828).Lumba-lumba pemintal dikenal dengan kemampuannya dalam melompat sambil berputar beberapa kali pada sumbu tubuh mereka. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Spinner Dolphin, Long-beaked Dolphin, atau Long-snouted Dolphin. Memiliki tubuh relatif kecil dengan panjang sekitar 2 meter dan berat antara 59-77 kg.
8. Lumba-lumba Punggung Bungkuk Indo-pasifik
Lumba-lumba ini memiliki nama latin Sousa chinensis (Osbeck, 1765).Lumba-lumba punggung bungkuk indo-pasifik dalam bahasa Inggris memiliki beberapa sebutan seperti Indo-pacific Hump-backed Dolphin, Indo-Pacific Humpbacked Dolphin, Indo-pacific Humpback Dolphin, atau Chinese White Dolphin. Lumba-lumba ini memiliki ukuran sedang dengan panjang tubuh mencapai 2,8 meter dan berat antara 25-280kg.
9. Lumba-lumba Risso
Nama latin lumba-lumba ini adalah Grampus griseus (G. Cuvier, 1812).Lumba-lumba Risso dalam bahasa Inggris dinamai sebagai Risso’s Dolphin atau terkadang disebut juga sebagai Grey Dolphin.Jenis lumba-lumba ini cukup besar dengan panjang tubuh antara 2,6 – 4 meter dan berat antara 300 – 500 kg. Kepala bulat memiliki lipatan vertikal di depan dengan tubuh anterior dan sirip punggung yang relatif besar.
10. Lumba-lumba Totol
Nama latinnya adalah Stenella attenuata (Gray, 1846) yang bersinonim dengan Stenella graffmani Lönnberg, 1934.Dalam bahasa Inggris lumba-lumba totol disebut dengan beberapa nama seperti Pantropical Spotted Dolphin, Bridled Dolphin, dan Narrow-snouted Dolphin.Tubuhnya relatif kecil dengan panjang sekitar 2 meter dan berat 114 kg. Moncongnya ramping. Termasuk lumba-lumba yang aktif dan atraktif dengan lompatan yang tinggi.
11. Paus Elektra
Nama latin mammalia laut ini adalah Peponocephala electra (Gray, 1846).Paus Elektra atau Paus berkepala melon dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Melon-headed Whale atau Electra dolphin. Spesies lumba-lumba yang kerap digolongkan sebagai ‘blackfish’ ini berukuran panjang sekitar 2,7 meter dengan berat 210 kg.
12. Paus Pembunuh
Meski disebut sebagai ‘paus’ namun jenis ini termasuk dalam keluarga lumba-lumba. Nama latinnya adalahOrcinus orca (Linnaeus, 1758) dengan sinonim Orcinus glacialis (Berzin & Vladimirov, 1983) dan Orcinus nanus Mikhalev et al., 1981. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Killer Whale atau Orca. Jenis lumba-lumba ini berukuran paling besar. Panjang tubuhnya bisa mencapai 10 meter dengan berat mencapai 10 ton. Tubuh bagian atas berwarna hitam dengan bercak putih di dekat mata, dada dan sisi tubuh berwarna putih.
13. Paus Pembunuh Kerdil
Jenis lumba-lumba ini dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Pygmy Killer Whale atau Slender Blackfish. Nama latinnya adalah Feresa attenuata Gray, 1875. Berukuran relatif kecil, Paus Pembunuh Kerdil memiliki panjang tubuh sekitar 2,6 meter dengan berat sekitar 170 kg. Warna tubuh gelap dengan beberapa bagian berwarna putih kecil di bibir dan perut.
14. Paus Pembunuh Palsu
Paus Pembunuh Palsu memiliki nama latin Pseudorca crassidens (Owen, 1846).Merupakan jenis lumba-lumba terbesar ketiga. Paus Pembunuh Palsu dalam bahasa Inggris dikenal sebagai False Killer Whale. Ukuran tubuhnya mencapai 4,5 – 6 meter dengan berat tubuh sekitar 700 kg. Tubuhnya berwarna gelap kecuali pada beberapa di dekat tenggorokan dan dada tengah.
15. Paus-pilot Sirip-pendek
Nama latin jenis lumba-lumba ini adalah Globicephala macrorhynchus Gray, 1846 dengan sinonim Globicephala scammoni Bailey, 1936.Paus-pilot sirip-pendek memiliki tubuh sepanjang 3.7 – 5,5 meter. Berat tubuhnya mencapai antara 1 – 3 ton.
16. Pesut
Pesut adalah lumba-lumba air tawar. Jenis lumba-lumba ini mendiami perairan sungai di di India, Indocina, Filipina dan Kalimantan (Indonesia). Panjang tubuhnya sekitar 2,3 meter dengan berat 130 kg. Pesut yang hidup di Indonesia mendiami Sungai Mahakam di Kalimantan Timur, bisa disebut sebagai Pesut Mahakam.
Itulah 16 jenis lumba-lumba yang dapat kita temui di perairan Indonesia. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat.
DOWNLOAD KOMIK LUMBA-LUMBA GRATIS
Komik (Cerita Bergambar) Lumba-Lumba. Download gratis buku komik atau buku cerita bergambar tentang petualangan tiga ekor Lumba-lumba Abu-abu atau Lumba-lumba Biasa (Grampus griseus); Luna, Uma, dan Aba. Komik yang dibuat atas inisiatif Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia ini layak diapresiasi. Apalagi buku cerita bergambar ini dapat diunduh dengan gratis. Tentunya menjadi sumbangsih yang besar dalam usaha penanaman rasa cinta terhadap lingkungan, utamanya dunia laut.
Dowload Komik (Cerita Bergambar) Lumba-Lumba dengan mengklik gambar di bawah ini.

Download

Sumber Referensi : Alamendah.org, Flora Fauna.Com, Wikipedia Indonesia

Wednesday, May 24, 2017

RANCANGAN PADA MAMALIA LUMBA-LUMBA

    Lumba-lumba bernapas dengan menggunakan paru-paru sebagaimana halnya hewan menyusui lainnya, yang berarti mereka tidak dapat bernafas di dalam air seperti ikan. Karena itulah mereka dengan teratur berenang ke permukaan. Lubang semburan yang terletak di atas kepalanya berguna untuk menghirup udara. Alat ini dirancang sedemikian rupa agar ketika binatang ini menyelam ke dalam air, lubang tersebut menutup secara otomatis dengan tutup khusus untuk mencegah masuknya air. Tutup tersebut secara otomatis akan membuka lagi ketika lumba-lumba berada di permukaan air.
 Lompatan Lumba-Lumba
Sistem Yang Membantu Tidur Tanpa Tenggelam
    Lumba-lumba mengisi 80-90% dari paru-parunya dengan udara setiap kali mereka bernapas. Sebaliknya, pada kebanyakan manusia perbandingannya hanya sekitar 15%. Bernapasnya lumba-lumba merupakan suatu kegiatan sadar dan tidak terjadi dengan sendirinya sebagaimana halnya hewan menyusui.
    Dengan kata lain, lumba-lumba dengan sadar memutuskan untuk bernapas sebagaimana kita memutuskan untuk berjalan. Terdapat suatu sistem khusus untuk mencegah kematiannya ketika tidur di bawah permukaan air. Lumba-lumba yang tidur menggunakan sisi otak bagian kiri dan kanan bergantian selama sekitar 15 menit. Ketika salah satu sisi tersebut tidur, lumba-lumba menggunakan sisi yang lain untuk berenang ke permukaan dan bernapas.
    Moncong lumba-lumba yang berbentuk paruh ini merupakan ciri lain yang meningkatkan kemampuan berenangnya. Hewan ini menggunakan sedikit tenaga untuk membelah air dan berenang pada kecepatan lebih tinggi. Kapal-kapal modern juga menggunakan haluan yang serupa dengan moncong hidung lumba-lumba yang dirancang dengan pola yang memperlancar aliran air untuk meningkatkan kecepatan kapal sebagaimana halnya lumba-lumba.
Kelompok Lumba-lumba
Kehidupan Bermasyarakat Lumba-Lumba
     Lumba-lumba hidup dalam suatu kelompok yang sangat besar. Untuk perlindungan, lumba-lumba betina dan bayi-bayinya ditempatkan di tengah kelompok. Lumba-lumba yang sakit tidak ditinggalkan sendiri, melainkan tetap diurus oleh kelompok tersebut hingga mati. Ikatan yang saling berketergantungan ini terbentuk sejak hari pertama bayi lumba-lumba bergabung dengan kelompoknya.
    Bayi lumba-lumba dilahirkan dengan mengeluarkan ekornya terlebih dahulu. Dengan cara ini sang bayi tetap mendapat pasokan oksigen selama masa persalinan. Ketika pada akhirnya kepalanya keluar, lumba-lumba yang baru lahir tersebut menuju permukaan untuk menghirup udara pertamanya. Pada umumnya, selama masa persalinan, betina lain menemani induk yang melahirkan itu.
    Induk lumba-lumba mulai merawat bayinya segera setelah lahir. Bayi lumba-lumba, yang bibirnya belum mampu menghisap, mendapatkan susu melalui dua tempat yang keluar dari sebuah celah pada permukaan perut sang induk. Ketika ia membuka dengan perlahan bagian ini, susu itupun keluar. Bayi lumba-lumba meminum lusinan liter susu setiap hari. Sejumlah 50% dari susu tersebut mengandung lemak (bandingkan dengan 15% lemak pada susu ternak), yang dengan cepat bekerja membangun lapisan kulit yang dibutuhkan untuk mengatur suhu tubuh.
    Betina lainnya juga membantu sang bayi sewaktu menyelam dengan cepat, dengan mendorong mereka ke bawah. Bayi lumba-lumba yang baru lahir juga diajarkan mengenai berburu dan menggunakan sonar penentuan tempat dengan gema yang dimilikinya, sebuah proses pendidikan yang berlangsung selama bertahun-tahun. Ada kalanya, lumba-lumba muda tidak akan meninggalkan suatu anggota keluarga hingga 30 tahun lamanya.
Lompatan Sepasang Lumba-lumba

Sistem Pencegahan Kejang
    Lumba-lumba mampu menyelam ke kedalaman yang tidak tertandingi oleh manusia. Pemegang rekor untuk ini adalah suatu jenis Paus yang mampu menyelam hingga kedalaman 9900 kaki (3000 meter) dalam sekali napas. Baik lumba-lumba maupun Paus diciptakan cocok untuk cara menyelam seperti ini. Ekor pipihnya membuatnya menyelam dan menuju permukaan jauh lebih mudah.
    Segi lain dari rancangan untuk menyelam ini adalah pada paru-paru mereka : ketika mereka menyelam semakin dalam, berat air di atasnya, yakni tekanannya, akan meningkat. Tekanan udara di dalam paru-paru juga akan meningkat untuk mengimbangi tekanan di luar tubuhnya. Jika tekanan yang sama dikenakan pada paru-paru manusia, maka manusia dengan mudah akan binasa. Untuk mengatasi bahaya ini, terdapat suatu sistem pertahanan khusus yang terdapat pada tubuh lumba-lumba : bronkus dan alveolus (sel udara) di dalam paru-paru lumba-lumba dilindungi oleh rantai tulang rawan yang sangat tinggi daya tahannya.
Animasi Kehidupan Lumba-Lumba
    Contoh lain mengenai kesempurnaan penciptaan tubuh lumba-lumba adalah sistem yang mencegah terjadinya kejang. Ketika sang penyelam naik ke permukaan terlalu cepat, mereka akan menghadapi bahaya tersebut. Sebab kejang ini adalah masuknya udara langsung ke dalam darah dan terbentuknya gelembung udara di dalam nadi. Gelembung udara ini dapat menyebabkan kematian karena mencegah peredaran darah. Paus dan lumba-lumba ternyata justru tidak menghadapi bahaya seperti itu meskipun mereka juga bernapas dengan menggunakan paru-paru. Ini karena mereka menyelam dengan paru-paru yang tidak dipenuhi udara, melainkan kosong. Karena tidak terdapat udara di dalam paru-paru mereka, mereka tidak akan mengalami resiko terjadinya kejang.
    Meskipun demikian, hal tersebut menimbulkan pertanyaan : Jika mereka tidak memiliki udara dalam paru-parunya, mengapa mereka tidak mati lemas karena kekurangan oksigen ?


Jawaban pertanyaan ini terdapat pada protein mioglobin yang ditemukan pada jaringan otot mereka dalam jumlah besar. Protein mioglobin memiliki daya ikat oksigen yang tinggi, sehingga oksigen yang diperlukan oleh hewan ini tidak disimpan di dalam paru-paru melainkan langsung di dalam otot mereka.
    Lumba-lumba dan Paus dapat berenang tanpa bernapas selama waktu yang panjang, dan dapat menyelam sedalam yang mereka inginkan. Manusia juga memiliki protein mioglobin, namun hal itu tidak menghasilkan keadaan yang sama karena volumenya jauh lebih kecil. Penyesuaian biokimia yang khas pada lumba-lumba dan paus tersebut, tentu merupakan bukti nyata tentang perencanaan yang sengaja. Allah telah menciptakan hewan menyusui di laut. seperti halnya hewan-hewan lainnya, dengan bentuk tubuh yang paling sesuai dengan keadaan tempat mereka tinggal.

Sumber : Harun Yahya : Keajaiban Desain Di Alam

Friday, April 14, 2017

LUMBA-LUMBA : MAMALIA AIR SAHABAT MANUSIA

    Lumba-lumba meruapakan mamalia air yang termasuk subordo Odontoceti dari ordo Cetacea. Lumba-lumba termasuk hewan yang paling suka bermain dan cerdas. Hewan ini juga sahabat manusia dan hidup secra berkelompok.
 Beluga
 Lumba-lumba dan anaknya
 Kelompok Lumba-lumba
     Lumba-lumba terdiri dari 32 spesies yang dikelompokkan dalam 17 genus. Lumba-lumba hidup di laut dan di sungai. Beberapa jenis lumba-lumba yang hidup di laut antara lain lumba-lumba hidung botol (Tursiops truncatus) dan lumba-lumba biasa (Delphinus delphis). Adapun lumba-lumba yang hidup di sungai antara lain lumba-lumba amazo (Inia geoffrensis) dan lumba-lumba cina (Liptes vexillifer). 
Lompatan Lumba-lumba Hidung botol
Anatomi
    Tubuh lumba-lumba dewasa panjangnya sekitar 3 m dan beratnya sekitar 250 kg. Adapun bayi lumba-lumba panjangnya sekitar 1 m dan beratnya sekitar 20 kg. Hewan ini memiliki gigi-gigi kecil yang jumlahnya sekitar 100 buah. Pakan lumba-lumba berupa ikan, udang, dan cumi-cumi. Jumlah pakan per hari untuk lumba-lumba dewasa adalah sekitar 10-12 kg. Lumba-lumba bernapas dengan paru-paru. Oleh karena itu hewan ini muncul ke permukaan air laut setiap 15-20 detik untuk menghirup udara. 
Anatomi Lumba-Lumba
    Dahi lumba-lumba terlihat menonjol. Tonjolan yang disebut melon ini berisi lemak yang mampu menyerap gelombang ultrasonik. Mata lumba-lumba dilapisi oleh lendir yang berfungsi sebagai pelindung terhadap gesekan air. Selain itu, mata lumba-lumba juga dilengkapi dengan lensa elastis. Lensa ini menyebabkan hewan ini dapat melihat dengan jelas benda-benda di bawah atau di atas permukaan air.
Lumba-Lumba Biasa
Sirip Ekor
    Bentuk tubuh lumba-lumba langsing dan efisien (streamline). Hewan ini memiliki sirip punggung, sirip ekor, dan sepasang sirip dada. Untuk berenang, lumba-lumba mengandalkan sirip ekornya yang kuat. Sirip ini bergerak ke atas dan ke bawah, berbeda dengan sirip ekor yang bergerak ke kiri dan ke kanan. Selain untuk berenang, sirip ekor juga digunakan untuk melompat sampai ketinggian sekitar 5 m dari permukan air. Kecepatan berenang lumba-lumba mencapai 110 km/jam. Hewan ini juga dapat menyelam sampai kedalaman 200 m.
Induk Lumba-Lumba mengasuh anaknya
Masa Pengasuhan
    Karena termasuk hewan mamalia, maka lumba-lumba melahirkan dan menyusui anaknya. Bayi lumba-lumba akan dilahirkan setelah masa kehamilan 12-16 bulan. Bayi lumba-lumba selanjutnya disusui oleh induknya sampai umur 4 bulan. Masa pengasuhan berlangsung selama 6 bulan sampai 2 tahun. Hewan betina dapat hamil setiap dua atau tiga tahun sekali. Umur lumba-lumba dapat mencapai 20-25 tahun, bahkan beberapa spesies bisa mencapai 40 tahun.
Lompatan Tinggi Lumba-lumba Hidung Botol
Hewan Sosial
    Lumba-lumba termasuk hewan sosial karena hidup secara berkelompok dalam jumlah kecil antara 2-5 ekor atau jumlah besar lebih dari 1.000 ekor. Kelompok lumba-lumba ini sering terlihat pada saat bermigrasi. Migrasi atau perpindahan lumba-lumba ke tempat lain dilakukan untuk mencari makan dan mengasuh anak.
Lumba-lumba mudah untuk dilatih
Gelombang Ultrasonik
    Lumba-lumba berkomunikasi dengan sesamanya dengan cara mencicit atau mengeluarkan suara mirip siulan. Suara yang dihasilkan lumba-lumba merupakan gelombang ultrasonik yang mempunyai kisaran frekuensi sekitar 3.000-200.000 Hz. Suara tersebut dihasilkan dari getaran udara pada rongga hidung bagian atas.
    
Gelombang ultrasonik yang dihasilkan oleh lumba-lumba dimanfaatkan untuk mencari makan dan mengetahui posisi kelompoknya. Pantulan gelombang ultrasonik ke arah obyek di sekitarnya akan diterima oleh bagian dahinya yang menonjol. Gelombang ultrasonik kemudian diteruskan ke otak untuk diterjemahkan. Oleh karena itu, lumba-lumba sangat mengandalkan indera pendengarannya untuk beraktivitas.

Thursday, March 16, 2017

LUMBA-LUMBA SAHABAT MANUSIA NAMUN MASIH SERING DIBURU NELAYAN

    Lumba-lumba dikenal sebagai mamalia laut yang sangat cerdas. Selain bisa merespons perkatan atau gerakan manusia, ternyata lumba-lumba juga memiliki empati. Hal itu dibuktikan dengan penelitian melalui rekaman video di sebuah akuarium di Jepang. Seperti diwartakan Kantor Berita NHK, Kamis (20/1), seeekor lumba-lumba terlihat sedang menjaga hewan lain yang berasal dari kolam yang sama.Dalam rekaman, seekor lumba-lumba botol menggunakan mulutnya untuk menyenggol, tampaknya seperti membangunkan binatang lain yang telah tiada itu. Kemudian hewan yang bersahabat dengan manusia itu membawa hewan yang mati tadi dengan siripnya.
   
Hebatnya lagi, saat ada sebuah kapal mendekat, lumba-lumba langsung menutupi hewan yang mati itu dengan siripnya. Hal itu menunjukkan bahwa hewan pintar itu mencoba melindungi hewan lain tersebut. Seorang peneliti mengatakan, dua lumba-lumba yang berada di dalam kolam yang sama, kemungkinan telah membangun hubungan kuat. Lumba-lumba adalah mamalia laut yang sangat cerdas, selain itu sistem alamiah yang melengkapi tubuhnya sangat kompleks. Sehingga banyak teknologi yang terinspirasi dari lumba-lumba. Salah satu contoh adalah kulit lumba-lumba yang mampu memperkecil gesekan dengan air, sehingga lumba-lumba dapat berenang dengan sedikit hambatan air. Hal ini yang digunakan para perenang untuk merancang baju renang yang mirip kulit lumba-lumba.
   
Lumba-lumba memiliki sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi dan menerima rangsang yang dinamakan sistem sonar, sistem ini dapat menghindari benda-benda yang ada di depan lumba-lumba, sehingga terhindar dari benturan. Teknologi ini kemudian diterapkan dalam pembuatan radar kapal selam. Lumba-lumba adalah binatang menyusui. Mereka hidup di laut dan sungai di seluruh dunia. Lumba-lumba adalah kerebat paus dan pesut. Ada lebih dari 40 jenis lumba-lumba.
    Bayi lumba-lumba yang baru lahir akan dibawa ke permukaan oleh induknya agar bisa menghirup udara. Lumba-lumba perlu naik ke permukaan untuk bernafas supaya tetap hidup. Lumba-lumba bernafas melalui lubang udara yang terletak di atas kepalnya. Tubuhnya yang licin dan ramping sangat sesuai untuk berenang. Induk lumba-lumba menyusui anaknya dengan susu yang gurih dan menyediakan energi bagi anaknya supaya cepat besar. Setiap anak lumba-lumba selalu berada di dekat induknya, sehingga ibunya bisa melindungi dari bahaya. Lumba-lumba selalu menjaga hubungan dengan anaknya hingga tumbuh semakin besar. Induk lumba-lumba memanggil anak anaknya dengan siulan khusus yang bisa mereka kenali.
Lumba-lumba hidup dan bekerja dalam kelompok atau disebut kawanan. Mereka sering bermain bersama. Seekor lumba-lumba tidak bisa tidur nyenyak di bawah air. Ia bisa tenggelam. Oleh karena itu, ia setengah tidur beberapa saat dalam sehari. Lumba-lumba makan cumi dan ikan seperti ikan mullet abu-abu. Kadang kadang Lumba-lumba menggiring kawanan ikan agar mudah ditangkap. Lumba-lumba mencari jalan dengan mengirimkan suara didalam air. Jika suara itu mengenai suatu benda, suara itu akan dipantulkan kembali sebagai gema. Kadang kadang, suara gaduh di laut akibat pengeboran minyak dapat membingungkan lumba-lumba. Mereka akan mengalami kesulitan dalam mengirim dan menerima pesan.
Manusia senantiasa tertarik dengan kisah lumba-lumba. Bangsa Romawi telah membuat gambar mozaik lumba-lumba sekitar 2.000 tahun lalu. Sekarang, manusia senang berenang di laut bersama binatang yang pandai dan bersahabat seperti lumba-lumba. Lumba-lumba harus berhati hati terhadap ikan hiu yang mungkin menyerang mereka sewaktu waktu. Mereka melindungi diri dengan gigi giginya, kadang-kadang mereka menggunakan paruhnya sebagai pelantak. Manusia dapat menjala banyak sekali ikan bagi lumba-lumba untuk makanannya. Terkadang, lumba-lumba tertangkap oleh jaring nelayan. Mereka tidak dapat menghirup napas di permukaan, akibatnya mereka tenggelam. Ketika bahan kimia yang berbahaya dibuang ke laut, limbah itu bisa meracuni makanan yang dimakan lumba-lumba. Pembangunan waduk di sungai dan pengeringan danau hanya menyisakan sedikit tempat bagi binatang seperti lumba-lumba Brazil untuk hidup.
Lumba-lumba tergolong sebagai mamalia yang cerdas. Lumba-lumba dapat menolong manusia, bila lumba-lumba sudah terlatih, bahkan lingkaran api pun dapat mereka terobos. Singa laut, spesies primata, ikan paus dan anjing juga termasuk binatang yang cerdas. Lumba-lumba yang sudah terlatih dapat melakukan berbagai atraksi dan mereka juga dapat berhitung, tetapi Lumba-lumba liar belum dapat melakukan berbagai atraksi. Sekarang ini, lumba-lumba dan ikan paus sudah langka, maka lumba-lumba dan ikan paus harus dilindungi. Lumba-lumba dan ikan paus telah mulai dilindungi di seluruh dunia.
Banyak pihak memanfaatkan lumba lumba, seperti pihak militer AS yang pernah melakukan percobaan terhadap lumba lumba untuk misi Spionase (mata mata). Lumba lumba memiliki kemampuan unik yang sesungguhnya bila kita sebagai manusia jeli bisa menangkap maksut dari perubahan perilaku lumba lumba tersebut.
Kemampuan unik nya tersebut antara lain, suka menolong manusia yang kebetulan tersesat atau terombang ambing di tengah laut ( biasanya lumba lumba menolong dan membimbing menuju perairan), selain itu bisa juga mengetahui kapan bencana gempa akan terjadi.
Semua itu memungkinkan karena lumba lumba merupakan hewan yang sangat mudah untuk dilatih. diperkirakan terdapat antara 30 sampai 40 jenis lumba-lumba, 5 diantara nya merupakan lumba lumba yang hidup di air tawar. Walaupun mereka hidup di dalam air, lumba-lumba adalah mamalia yang bernafas melalui blowhole,yang terletak di bagian atas kepala mereka.
Beberapa jenis lumba-lumba harus naik ke permukaan untuk bernafas setiap 20 sampai 30 detik. Lumba-lumba sangat sosial, gemar bermain, teliti, dan cerdas. Mereka hidup dalam kelompok atau keluarga yang disebut Pods. Lumba lumba berisitirahat dengan hanya mengaktifkan setengah dari otak mereka, dan mata nya terbuka sebelah.


Hal ini memungkinkan mereka untuk naik ke permukaan untuk bernafas dan untuk melindungi diri dari predator. lumba lumba jantan biasa disebut Bulls (banteng) sedangkan betina nya di sebut Cows (sapi). Lumba-lumba dapat mencapai kecepatan 60 km/jam nya atau 37 mph. Selain itu Kedua sisi otak lumba-lumba bekerja secara terpisah.
Selama 8 jam, kedua sisi otak itu sadar. Kemudian sisi yang kiri akan tidur selama 8 jam. Setelah sisi itu terbangun, sisi yang kanan akan tidur selama 8 jam. Dengan demikian lumba-lumba bisa tidur selama 8 jam tanpa harus berhenti secara fisik dan terus berenang.
Lumba lumba menggunakan suara untuk indera penglihatan nya, menggunakan suara untuk mencari kearah mana dia harus berenang mencari makan, yang unik saat lumba lumba mengeluarkan suara nya untuk mencari ikan ikan kecil makanan nya, maka ikan ikan kecil itu akan tidak berdaya.

Fakta lain yang mungkin teman teman sering mengetahuinya adalah mereka suka mengiringi kapal kapal yang berlayar di tengah lautan di sisi kiri kanan lambung kapal, nah hal ini tentu saja menjadi tontonan tersendiri bagi penumpang kapal  pada saat berlayar melintasi perairanterutama yang menjadi tempat bermain kawanan lumba-lumba.

Beberapa tahun belakangan ini, banyak ikan lumba lumba diburu untuk dijadikan bahan makanan oleh karena memiliki khasiat kesehatan. Hal ini sungguh sangat menyedihkan dikarenakan bisa memulai kepunahan hewan lucu itu dari muka bumi, sering saya dengar mereka terdampar di pesisir pantai karena akibat dari terganggunya sistem navigasi yang di karenakan gelombang panas atau adanya gangguan lain di laut. Bila gendang telinga binatang itu rusak, mereka akan kehilangan arah, dan kemudian muncul ke permukaan lalu berenang tak tentu arah. Lumba-lumba juga termasuk pasangan yang setia
Nasib Lumba-Lumba di Indonesia
   Apa sebenarnya salah dan dosamu wahai kau sahabat lumba-lumba tersayang? Padahal kau bukanlah sejenis binatang ternak yang "halal" untuk dibantai, dicincang, dijual dan jasadmu dihidangkan diatas meja makan?Padahal kau lumba-lumba, dikenal di seluruh dunia ini sebagai sahabat manusia yang tidak kenal pamrih. Malah badan internasional pun sepakat untuk melindungimu dari kekejaman manusia. Seluruh negara di dunia ini pun, termasuk habitatmu yang ada di Indonesia, juga sepaham untuk tidak memburumu. Tapi, nasibmu di negera ini terus dibantai. Mungkin, segudang cerita tentang kebaikan lumba-lumba tidak akan pernah hilang.
    Cerita dari mulut-kemulut, belum pernah terdengar lumba-lumba membantai manusia. Belum juga terdengar di surat kabar lumba-lumba menghacurkan kapal-kapal di tengah laut. Tapi sebaliknya, kita selalu terperangah akan cerita unik dan kebaikan si lumba-lumba ini. Di lautan negara manapun dia, selalu terdengar kabar akan pertolongannya terhadap musibah di tengah laut.Simaklah cerita-cerita lain tentang kebaikan ikan lumba-lumba juga terjadi di Bagansipai-api di Riau yang selama ini ikan itu terus diburu. Dari mulut-kemulut kemulut, sekitar sepuluh tahun yang silam sebuah kapal nelayan di kawasan pantai Bagan terpecah karena terhempas ombak Selat Malaka. Saat itu, konon di atas kapal kayu itu ada empat orang, satu orang diantarnya masih anak-anak. Kapal yang terpecah ditengah laut itu, membuat tiga orang nelayan tewas karena tidak ada pertolongan. Namun seorang bocah yang ikut dalam kapal itu, terselamatkan. Ini karena tak lama setelah kapal itu pecah, puluhan ikan-lumba-lumba menolong bocah itu ke pinggir pantai.Timbul pertanyaan, mengapa hanya sang bocah yang mendapat pertolongan dari lumba-lumba itu? Menurut Sumardi nelayan asal Bagan, nyawa anak kecil itu tertolong karena darah yang ada dalam tubuhnya belum dilumuri dengan darah ikan lumba-lumba. Jangankan untuk membunuh ikan lumba-lumba, mungkin memakan dagingnya pun anak kecil itu belum pernah.
Tapi lain hal bagi ketiga nelayan tadi, konon mereka tidak diselamatkan karena mungkin mereka adalah salah satu dari ribuan nelayan di Bagan yang pernah membunuh atau menyantap ikan lumba-lumba itu.     "Memang cerita ini sulit kami buktikan. Tapi nelayan atau masyarakat di Bagan ini sangat percaya akan cerita itu. Sampai detik ini pun masyarakat masih yakin akan adanya peristiswa tersebut," tutur Sumardi.Lumba-lumba Yang Cerdas Apa yang diceritakan Sumardi tadi, hanya sekelumit dari seonggok cerita lainnya akan kebaikan lumba-lumba. Malah disejumlah negara Eropa, banyak ibu-iu yang akan melahirkan sengaja mintan bantuan kepada lumba-lumba. Berbagai penelitian menyimpulkan lumba-lumba Tursiops, atau dikenal dengan sebutan lumba-lumba si hidung botol dikatagorikan memiliki kemanpuan intelijen tinggi di antara mamalia sejenisnya. Sebagian ada yang mengatakan, lumba-lumba mampu mempelajari suatu prosedur rumit. Hanya dengan sebuah contoh yang diperagakan, lumba lumba akan cepat untuk menirunya. Lihat saja, atraksi permainan di kolam yang selalu menjadi tontonan anak-anak dan orang dewasa itu.    
Lumba-lumba itu mampu berkomunikasi dengan manusia. Kecerdasan yang dimiliki lumba-lumba itu, tidak hanya sekedar buat hiburan semata. Intelijennya yang tinggi itu bisa dimanfaatkan untuk membantu kecerdasan otak pada anak-anak cacat mental. Buktinya, Australia, Amerika Serikat ada terapi cacat mental menggunakan lumba-lumba. Sejumlah ahli menyimpulkan, frekuensi tinggi suara lumba-lumba bisa mempengaruhi otak anak-anak, meningkatkan kemampuan motorik dan koordinasinya."Sayangnya, lumba-lumna yang cerdas itu tidak bisa kita mafaatkan. Malah yang ada di negeri ini pembantainya yang tak kunjung teratasi. Negara kita ini, belum terlihat keseriusan untuk melestarikan populasi lumba-lumba," kata Bismark Tampubolon Ketua Kelompok Pelestarian Sumberdaya Alam  .
    Kunci persoalan katanya, adalah pada perdagangan daging-lumba-lumba. Bila saja tak ada permintaan, tentulah perburan akan berkurang dengan sendirinya. Tapi sangat disayangkan, pemerintah setempat tidak mampu membendung lajunya perburuan sahabat manusia itu hanya karena alasan jaring yang terkoyak.Tapi percayalah, kata Bismark, ancaman rusaknya jaring nelayan itu tidak perlu dirisaukan lagi. Sebab, sindirnya, paling lama sepuluh tahun mendatang, jaring nelayan itu tidak akan pernah lagi terkoyak lumba-lumba. Karena waktu sepuluh tahun, merupakan waktu yang singkat akan punahnya lumba-lumba itu.
   "Jangan harap, sepuluh tahun mendatang, ada lumba-lumba lagi di kawasan pantai timur Sumatera. Lumba-lumba itu akan segera punah akibat pembantainya ribuan nelayan. Kalau sudah begini, mungkin nelayan akan puas, karena jaring mereka tidak akan terkoyak lagi," lirihnya .Jika binatang itu telah punah, maka jangan harap lagi anak-anak mendatang bisa melihat lumba-lumba meloncat-loncat di kolam. Tidak akan terlihat lagi, lumba-lumba yang menghibur manusia dengan meloncat di lingkaran api.Untuk kelestarianya, sudah saatnya pemerintah pusat maupun daerah, untuk segera mengambil langkah tegas akan perburuan yang tidak memiliki kepribinatangan di Bagansiapi-api itu.

Sumber Referensi : Wikipedia Indonesia, Detik.Com