"SELAMAT DATANG DI BLOG GEOGRAFI LINGKUNGAN""(EKOGEO)"
Showing posts with label MAMALIA UNIK. Show all posts
Showing posts with label MAMALIA UNIK. Show all posts

Friday, December 7, 2018

KELINCI : MAMALIA MUNGIL YANG MENJADI HEWAN KESAYANGAN KAUM HAWA

 
    Kelinci adalah hewan mamalia dari famili Leporidae, yang dapat ditemukan di banyak bagian bumi. Kelinci berkembangbiak dengan cara beranak yang disebut vivipar. Dulunya, hewan ini adalah hewan liar yang hidup di Afrika hingga ke daratan Eropa.
    Pada perkembangannya, tahun 1912, kelinci diklasifikasikan dalam ordo Lagomorpha. Ordo ini dibedakan menjadi dua famili, yakni Ochtonidae (jenis pika yang pandai bersiul) dan Leporidae (termasuk di dalamnya jenis kelinci dan terwelu). Asal kata kelinci berasal dari bahasa Belanda, yaitu konijntje yang berarti "anak kelinci". Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Nusantara mulai mengenali kelinci saat masa kolonial, padahal di Pulau Sumatera ada satu spesies asli kelinci sumatera (Nesolagus netscheri) yang baru ditemukan pada tahun 1972.
    Saat ini sejumlah jenis kelinci menjadi hewan peliharaan dan hewan pedaging. Beberapa jenis kelinci sebagai hewan pedaging juga ada yang dijadikan hewan peliharaan. Jenis kelinci terbesar di dunia, yaitu Continental Giant biasanya dijadikan hewan pedaging, tetapi ada juga yang memeliharanya dan secara resmi telah menjadi kelinci terbesar di dunia dengan tingi/panjang 4 feet + 4 inci (132 sentimeter) dan berat 3,5 stones (22,2 kilogram)Jenis
Secara umum, kelinci terbagi menjadi dua jenis. Pertama, kelinci liar. Kedua, kelinci peliharaan. Yang termasuk dalam kategori kelinci liar adalah terwelu (Lepus curpaeums) dan kelinci liar (Oryctolagus cuniculus).
   Dilihat dari jenis bulunya, kelinci ini terdiri dari jenis berbulu pendek dan panjang dengan warna yang agak kekuningan. Ketika musim dingin, warna kekuningan berubah menjadi kelabu.
   Menurut rasnya, kelinci terbagi menjadi beberapa jenis, di antaranya Angora, Lyon, American Chinchilla, Dutch, English Spot, Himalayan, dan lain-lain. Khusus Lyon sebenarnya adalah hasil dari persilangan luar antara Angora dengan ras lainnya. Namun di kalangan peternak kelinci hias, hasil persilangan itu disebut sebagai Lyon atau Angora jadi-jadian.
 
Di Indonesia banyak terdapat kelinci lokal, yakni jenis kelinci jawa (Lepus negricollis) dan kelinci Sumatera (Nesolagus netseherischlgel). Kelinci jawa diperkirakan masih ada di hutan-hutan sekitar wilayah Jawa Barat. Warna bulunya cokelat perunggu kehitaman. Ekornya berwarna jingga dengan ujungnya yang hitam. Berat Kelinci jawa dewasa bisa mencapai 4 kg. Sedangkan Kelinci sumatera, merupakan satu-satunya ras kelinci yang asli Indonesia. Habitatnya adalah hutan di pegunungan Pulau Sumatera. Panjang badannya mencapai 40 cm. Warna bulunya kelabu cokelat kekuningan. Yang termasuk dalam kategori kelinci liar adalah terwelu (Lepus curpaeums) dan kelinci liar (Oryctolagus cuniculus).
    Dilihat dari jenis bulunya, kelinci ini terdiri dari jenis berbulu pendek dan panjang dengan warna yang agak kekuningan. Ketika musim dingin, warna kekuningan berubah menjadi kelabu.

Data biologis
  • Masa hidup: 5 - 10 tahun
  • Masa produksi: 1 - 3 tahun
  • Masa bunting : 28-35 hari (rata-rata 29 - 31 hari)
  • Masa penyapihan : 6-8 minggu
  • Umur dewasa: 4-10 bulan
  • Umur dikawinkan: 6-12 bulan
  • Masa perkawinan setelah beranak (calving interval): 1 minggu setelah anak disapih.
  • Siklus kelamin : Poliestrus dalam setahun bisa 5 kali bunting
  • Siklus berahi: Sekitar 2 minggu
  • Periode estrus : 11 - 15 hari
  • Ovulasi: Terjadi pada hari kawin (9 - 13 jam kemudian)
  • Fertilitas: 1 - 2 jam sesudah kawin
  • Jumlah kelahiran: 4- 10 ekor (rata-rata 6 - 8)
  • Volume darah: 40 ml/kg berat badan
  • Bobot dewasa: Sangat bervariasi, tergantung pada ras, jenis kelamin, dan faktor pemeliharaan.

Kelinci di Indonesia
   Dari catatan sejarah, kelinci pertama kali dibawa ke tanah Jawa oleh orang-orang dari Belanda pada tahun 1835. Waktu itu, kelinci sudah jadi ternak hias. Di Indonesia, peternakan kelinci dibagi dua yaitu peternakan daging dan hias.
  • Masa hidup: 5 - 10 tahun
  • Masa produksi: 1 - 3 tahun
  • Masa bunting : 28-35 hari (rata-rata 29 - 31 hari)
  • Masa penyapihan : 6-8 minggu
  • Umur dewasa: 4-10 bulan
  • Umur dikawinkan: 6-12 bulan
  • Masa perkawinan setelah beranak (calving interval): 1 minggu setelah Anak disapih.
  • Siklus kelamin : Poliestrus dalam setahun bisa 5 kali bunting
  • Siklus berahi: Sekitar 2 minggu
  • Periode estrus : 11 - 15 hari
  • Ovulasi: Terjadi pada hari kawin (9 - 13 jam kemudian)
  • Fertilitas: 1 - 2 jam sesudah kawin
  • Jumlah kelahiran: 4- 10 ekor (rata-rata 6 - 8)
  • Volume darah: 40 ml/kg berat badan
  • Bobot dewasa: Sangat bervariasi, tergantung pada ras, jenis kelamin, dan faktor pemeliharaan.
 
Kelinci di Indonesia, khususnya pulau Jawa,banyak diternakkan secara komersial oleh para peternak kelinci di Lembang, di mana kelinci hias menjadi primadona para peternak. Sisa kelinci yang tidak termasuk kategori hias, akan mereka jual sebagai kelinci pedaging, di mana Lembang juga merupakan konsumen daging kelinci yang cukup besar dengan mengedepankan sate kelinci sebagai komoditas utama. Selain di Lembang, sate kelinci dapat pula dijumpai di daerah Sumedang dan Kabupaten Bogor.

1. Terwelu
   Terwelu atau tegalan adalah binatang menyusui berukuran kecil. Binatang menyusui ini termasuk ke dalam keluarga Leporidae. Terwelu bisa lari pada kecepatan 70 kilometer/jam. Panjangnya 50– 70 cm, dengan berat tubuh 4–5 kg. Kepalanya kecil, kumisnya panjang, dan jika daun telinganya ditarik ke depan, panjangnya bisa melampaui ujung hidungnya. Warna bulunya kelabu, coklat, dan di bagian bawah perutnya berwarna putih. Terwelu gemar makan rumput, daun, dan tunas tanaman. Ia kerap berjingkat, mengangkat telinganya, dan mencium-cium udara. Indranya sangat tajam.

Perbedaan terwelu dengan kelinci
   Secara umum, kelinci terbagi menjadi dua jenis. Pertama, kelinci bebas. Kedua, kelinci peliharaan. Yang termasuk dalam kategori kelinci bebas adalah terwelu (Lepus curpaeums) dan kelinci liar (Oryctolagus cuniculus). Perbedaan kelinci dan terwelu: 
   Kelinci biasanya memiliki lubang sebagai sarangnya, di mana mereka membesarkan anak-anaknya. Anak-anak kelinci biasanya terlahir tak berdaya, belum mampu melihat dan tak berbulu.
   Terwelu tidak bersarang di dalam lubang, melainkan hanya di atas hamparan rumput. Anak-anak terwelu lebih cepat mandiri, sejak lahir mereka telah memiliki bulu dan matanya pun terbuka. Ukuran terwelu biasanya lebih besar daripada kelinci, telinganya juga lebih panjang, serta memiliki bercak-bercak hitam pada bulunya. Kelinci telah lama dipelihara oleh manusia, sedangkan terwelu secara relatif masih hidup di alam bebas.

Genus Lepus 
Subgenus Macrotolagus
  • Terwelu Antelop, Lepus alleni
  • Subgenus Poecilolagus
  • Terwelu Kaki Putih, Lepus americanus
Subgenus Lepus
  • Terwelu Arktika, Lepus arcticus
  • Terwelu Alaska, Lepus othus
  • Terwelu Gunung, Lepus timidus
Subgenus Proeulagus
  • Terwelu Ekor-hitam, Lepus californicus
  • Terwelu Sisi-putih, Lepus callotis
  • Terwelu Tanjung, Lepus capensis
  • Terwelu Tehuantepec, Lepus flavigularis
  • Terwelu Hitam, Lepus insularis
  • Terwelu Semak, Lepus saxatilis
  • Terwelu Gurun, Lepus tibetanus
  • Terwelu Tolai, Lepus tolai
Subgenus Eulagos
  • Terwelu Sapu, Lepus castroviejoi
  • Terwelu Yunnan, Lepus comus
  • Terwelu Korea, Lepus coreanus
  • Terwelu Korsika, Lepus corsicanus
  • Terwelu Eropa, Lepus europaeus
  • Terwelu Granada, Lepus granatensis
  • Terwelu Manchuria, Lepus mandschuricus
  • Terwelu Wol, Lepus oiostolus
  • Terwelu tanah Tinggi Ethiopia, Lepus starcki
  • Terwelu Ekor Putih, Lepus townsendii
Subgenus Sabanalagus
  • Terwelu Ethiopia, Lepus fagani
  • Terwelu Sabana Afrika, Lepus microtis
  • Subgenus Indolagus
  • Terwelu Hainan, Lepus hainanus
  • Terwelu India, Lepus nigricollis
  • Terwelu Burma, Lepus peguensis
Subgenus Sinolagus
  • Terwelu China, Lepus sinensis
  • Subgenus Tarimolagus
  • Terwelu Yarkand, Lepus yarkandensis
Subgenus incertae sedis
  • Terwelu Jepang, Lepus brachyurus
  • Terwelu Abyssinia, Lepus habessinicus
Kelinci Paskah
 
Kelinci Paskah adalah makhluk fiktif yang digambarkan sebagai seekor kelinci antropomorfis. Menurut legenda, kelinci Paskah membawa keranjang yang penuh berisi telur, permen, dan mainan yang bewarna-warni ke rumah anak-anak pada malam Paskah. Kelinci Paskah itu akan menaruh keranjang tersebut di suatu tempat atau menyembunyikannya di dalam rumah anak itu agar sang anak keesokan paginya mencarinya. 
   Kelinci Paskah memiliki kemiripan-kemiripan dengan Sinterklas yang membawa hadiah untuk anak-anak yang tidak nakal pada malam Natal. Sumber legenda tersebut bervariasi, namun kelinci tersebut sudah dikenal sejak 1600; beberapa sumber menyebutkan legenda tersebut berasal dari mitos kesuburan, sementara yang lain menghubungkannya dengan peranan kelinci di dalam ikonografi Kristen.

Asal muasal
   Asal muasal Kelinci Paskah sebagai simbol Paskah dapat dilacak dari kawasan Alsace dan barat daya Jerman, tempat kelinci tersebut disebut untuk pertama kalinya pada tahun 1600-an. Kelinci Paskah yang berbentuk makanan pertama kali dibuat di Jerman pada awal 1800-an dan terbuat dari bahan kue dan gula.
   Kelinci Paskah kemudian diperkenalkan ke Amerika oleh para imigran Jerman yang mendarat di Pennsylvania Jerman pada tahun 1700-an. Kedatangan Osterhase — atau terwelu Paskah dalam bahasa Jerman — pada malam Paskah merupakan salah satu "kegembiraan anak-anak yang terbesar", hampir sama dengan kedatangan Christkindl — Sinterklas yang dikenal oleh orang-orang Austria dan Bavaria — pada malam Natal.
   Menurut tradisi, anak-anak membuat sarang kelinci yang bewarna-warni di pojok tersembunyi di rumah mereka. Lalu jika anak-anak tersebut tidak nakal, Osterhase akan bertelur telur bewarna-warni di sarang tersebut. Saat tradisi tersebut mulai menyebar, sarang tersebut diproduksi menjadi keranjang Paskah, dan menempatkan sarang di tempat tersembunyi berubah menjadi tradisi menyembunyikan keranjang/telur Paskah.

Kelinci dan terwelu
 
Karena kelinci dan terwelu melahirkan anak yang banyak pada permulaan musim semi, maka kelinci menjadi simbol kesuburan pada musim semi.
   Dalam bahasa Inggris terdapat perkataan "gila seperti terwelu Maret" (Mad as a March hare) untuk menyebut orang yang tindakannya liar dan tidak dapat ditebak bak "terwelu Maret". Peribahasa ini merujuk pada terwelu jantan yang berkelahi memperebutkan terwelu betina pada awal musim semi (sekitar bulan Maret). 
    Karena sang betina awal-awalnya akan melawan sang jantan yang mencoba mengawininya, maka gerak-gerik mereka seperti layaknya tarian gila yang jauh dari kebiasaan mereka yang biasanya pendiam. "Kegilaan" tersebut termasuk: bertinju dengan terwelu lain (baik antar jantan maupun betina-jantan), melompat secara vertikal seakan-akan tanpa alasan apa-apa, dan secara umum menunjukkan tingkah laku yang abnormal. Karakter Adventures_in_Wonderland/Chapter_7 dalam cerita "Alice's Adventure in Wonderland" juga diambil dari perkataan tersebut.
   Kelinci dan terwelu merupakan binatang yang cepat berkembang biak. Betinanya dapat mengandung kandungan kedua sewaktu masih mengandung kandungan yang pertama. Fenomena ini disebut dengan istilah "superfetasi". Mereka dapat berkembang biak sejak muda dan betinanya dapat melahirkan beberapa kali dalam setahun, sehingga ada perkataan "beranak seperti kelinci". Tidak mengherankan kelinci dan terwelu menjadi simbol kesuburan.

Hubungan telur Paskah dan kelinci Paskah
   Dalam tradisi gereja, umat Katolik tidak diperkenankan memakan telur selama puasa masa pra-Paskah, sehingga telur menjadi salah satu menu utama hidangan Paskah. Kaum Protestan Jerman yang tidak mau mengikuti tradisi berpuasa tersebut masih tetap memakan telur pada perayaan Paskah.
   Tradisi mewarnai telur telah berlangsung lama. Banyak orang Kristen Ortodoks yang mewarnai merah telur Paskah mereka, yang melambangkan darah Kristus dan hidup baru yang terkait dengan musim semi. Warna telur hijau melambangkan tunas-tunas yang baru yang muncul pada permulaan musim semi.
   Telur sejak dulu merupakan simbol kesuburan. Ide tentang kelinci yang bertelur diduga datang dari Amerika Serikat pada abad ke-18. Kaum imigran Jerman di Pennsylvania Jerman memakai istilah Terwelu Paskah seperti yang digunakan nenek moyang mereka di Eropa, bukan Kelinci Paskah. Legenda di kalangan mereka, antara lain yang diceritakan oleh Jakob Grimm pada tahun 1855, menceritakan tentang Osterhas yang bertelur di sarang bewarna-warni yang disediakan oleh anak-anak yang tidak nakal.
   Legenda Jerman tentang kelinci atau terwelu yang bertelur diperkirakan berasal dari cerita rakyat tentang telur terwelu yang tampaknya merupakan kesalahkaprahan. Terwelu mengasuh anak-anak mereka di atas tanah, tidak di dalam lubang seperti kelinci. Terwelu menggunakan semacam sangkar yang mirip dengan sangkar burung Lawpings. Pada musim semi, penduduk melihat telur burung di sangkar burung yang dikira adalah telur terwelu.

Pencernaan
   Kelinci adalah herbivora yang makan dengan merumput di rumput , forbs , dan rumput liar. Karena itu, diet mereka mengandung selulosa dalam jumlah besar, yang sulit dicerna. Kelinci memecahkan masalah ini melalui bentuk fermentasi hindgut . Mereka melewati dua jenis kotoran yang berbeda: kotoran keras dan pelet kental hitam lunak, yang terakhir dikenal sebagai caecotrophs atau "kotoran malam"  dan segera dimakan (perilaku yang dikenal sebagai coprophagy ). Kelinci menyunat kotoran mereka sendiri (daripada mengunyah bonggol seperti halnya sapi dan banyak herbivora lainnya) untuk mencerna makanan mereka lebih lanjut dan mengekstrak nutrisi yang cukup.
   Kelinci tergores dengan berat dan cepat selama sekitar setengah jam pertama periode penggembalaan (biasanya pada sore hari), diikuti dengan sekitar setengah jam pemberian makan yang lebih selektif.  Saat ini, kelinci juga akan mengeluarkan banyak pelet kotoran keras, menjadi pelet limbah yang tidak akan direproduksi. Jika lingkungannya relatif tidak mengancam, kelinci akan tetap berada di luar selama berjam-jam, merumput dalam interval waktu tertentu. Sementara keluar dari liang, kelinci kadang-kadang akan reedest pelet lembut, sebagian dicerna; ini jarang diamati, karena pelet-pelet tersebut bereaksi ketika diproduksi. 
   Pellet keras terdiri dari potongan-potongan seperti jerami dari kutikula dan tangkai tanaman, yang menjadi produk limbah akhir setelah redigesti pelet lunak. Ini hanya dirilis di luar liang dan tidak reedested. Soft pellet biasanya diproduksi beberapa jam setelah merumput, setelah pelet keras semuanya telah diekskresikan.  Mereka terdiri dari mikro-organisme dan dinding sel tanaman yang tidak dicerna.
   Kelinci adalah pengganggu hindgut . Ini berarti bahwa sebagian besar pencernaan mereka terjadi di usus besar dan sekum . Pada kelinci, sekum sekitar 10 kali lebih besar dari perut dan bersama dengan usus besar membentuk sekitar 40% dari saluran pencernaan kelinci.  Otot yang unik dari sekum memungkinkan saluran usus kelinci untuk memisahkan materi berserat dari bahan yang lebih mudah dicerna; bahan berserat dilewatkan sebagai feses, sedangkan bahan yang lebih bergizi terbungkus dalam lapisan lendir sebagai cecotrope . Cecotropes, kadang-kadang disebut "kotoran malam", mengandung banyak mineral , vitamin dan protein yang diperlukan untuk kesehatan kelinci. Kelinci memakannya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka; lapisan mukosa memungkinkan nutrisi untuk melewati perut asam untuk pencernaan di usus. Proses ini memungkinkan kelinci mengekstraksi nutrisi yang diperlukan dari makanan mereka.
   Bahan tanaman kunyah terkumpul di sekum besar, ruang sekunder antara usus besar dan kecil yang mengandung bakteri simbiotik dalam jumlah besar yang membantu pencernaan selulosa dan juga menghasilkan vitamin B tertentu. Pellet adalah sekitar 56% bakteri dengan berat kering, sebagian besar merupakan pelet yang rata-rata 24,4% protein. Kotoran lunak terbentuk di sini dan mengandung hingga lima kali vitamin feses keras. Setelah dikeluarkan, mereka dimakan utuh oleh kelinci dan dicernakan kembali di bagian khusus perut. Pelet tetap utuh hingga enam jam di perut; Bakteri dalam terus mencerna karbohidrat tanaman. Proses pencernaan ganda ini memungkinkan kelinci menggunakan nutrisi yang mungkin mereka lewatkan selama perjalanan pertama melalui usus, serta nutrisi yang terbentuk oleh aktivitas mikroba dan dengan demikian memastikan bahwa nutrisi maksimum berasal dari makanan yang mereka makan. Proses ini melayani tujuan yang sama pada kelinci seperti yang dilakukan pada hewan ternak dan domba.
   Kelinci tidak mampu muntah .  Karena kelinci tidak dapat muntah, jika penumpukan terjadi di dalam usus (karena sering diet dengan serat tidak cukup , penyumbatan usus dapat terjadi. 
Kelinci mungkin tampak seperti krepuskular , tetapi kecenderungan alami mereka mengarah pada aktivitas nokturnal .  Pada tahun 2011, waktu tidur rata-rata kelinci di penangkaran dihitung pada 8,4 jam per hari. Seperti hewan mangsa lainnya , kelinci sering tidur dengan mata terbuka, sehingga gerakan tiba-tiba akan membangunkan kelinci untuk merespons potensi bahaya.

Penyakit
   Selain berisiko terhadap penyakit dari patogen umum seperti Bordetella bronchiseptica dan Escherichia coli , kelinci dapat mengidap virus virulen, virus spesifik spesies RHD ("penyakit hemoragik kelinci", suatu bentuk dari calicivirus) atau myxomatosis .
Di antara parasit yang menginfeksi kelinci adalah cacing pita (seperti Taenia serialis ) , parasit eksternal (termasuk kutu dan tungau), spesies coccidia, dan Toxoplasma gondii .  kelinci Domestikasi dengan diet kurang dalam sumber serat tinggi, seperti jerami dan rumput, rentan terhadap stasis gastrointestinal berpotensi mematikan.  Kelinci dan kelinci hampir tidak pernah ditemukan terinfeksi rabies dan belum diketahui menularkan rabies ke manusia. 

Ekologi
   Kelinci adalah hewan mangsa dan karenanya selalu sadar akan lingkungan mereka. Misalnya, di Eropa Tengah, kelinci adalah mangsa utama rubah merah, badgers, dan Iberinia lynxes.  Jika dihadapkan dengan ancaman potensial, kelinci dapat membeku dan mengamati kemudian memperingatkan orang lain di warren dengan pukulan keras di tanah. 
   Kelinci memiliki bidang penglihatan yang sangat luas, dan banyak dari itu dikhususkan untuk pemindaian di atas kepala.  Mereka bertahan dari pemangsaan dengan menggali, melompat dengan gerakan zig-zag, dan, jika tertangkap, memberikan tendangan kuat dengan kaki belakang mereka. Gigi mereka yang kuat memungkinkan mereka untuk makan dan menggigit untuk menghindari pergumulan.  Kelinci yang hidup paling lama dalam catatan, seekor kelinci Eropa peliharaan yang hidup di Tasmania , mati pada usia 18 tahun.  Umur kelinci liar lebih pendek; umur panjang rata-rata dari cottontail timur , misalnya, kurang dari satu tahun. 

Habitat dan jangkauan
    Habitat kelinci termasuk padang rumput , hutan , hutan , padang rumput , gurun dan lahan basah . Kelinci hidup berkelompok, dan spesies paling terkenal, kelinci Eropa , tinggal di lubang bawah tanah , atau lubang kelinci. Sekelompok liang disebut warren.
   Lebih dari setengah populasi kelinci dunia berada di Amerika Utara . Mereka juga berasal dari Eropa barat daya, Asia Tenggara , Sumatra , beberapa pulau Jepang , dan di beberapa bagian Afrika dan Amerika Selatan . Mereka tidak secara alami ditemukan di sebagian besar Eurasia , di mana sejumlah spesies kelinci hadir. Kelinci pertama kali memasuki Amerika Selatan baru-baru ini, sebagai bagian dari Pertukaran Besar Amerika . Sebagian besar benua hanya memiliki satu spesies kelinci, tapeti , sementara sebagian besar kerucut selatan Amerika Selatan tanpa kelinci.Kelinci Eropa telah diperkenalkan ke banyak tempat di seluruh dunia

Masalah lingkungan
   Kelinci telah menjadi sumber masalah lingkungan ketika diperkenalkan ke alam liar oleh manusia. Sebagai hasil dari selera mereka, dan tingkat di mana mereka berkembang biak, depredasi kelinci liar dapat menjadi masalah bagi pertanian. Gassing , hambatan (pagar) , menembak, menjerat, dan mengorek telah digunakan untuk mengendalikan populasi kelinci, tetapi tindakan yang paling efektif adalah penyakit seperti myxomatosis ( myxo atau mixi, sehari-hari) dan calicivirus .
   Di Eropa, di mana kelinci dibudidayakan dalam skala besar, mereka dilindungi terhadap myxomatosis dan calicivirus dengan virus yang dimodifikasi secara genetis . Virus ini dikembangkan di Spanyol, dan bermanfaat bagi para petani kelinci. Jika itu membuat jalan ke populasi liar di daerah seperti Australia, itu bisa menciptakan ledakan populasi, karena penyakit tersebut adalah ancaman paling serius bagi kelangsungan hidup kelinci. Kelinci di Australia dan Selandia Baru dianggap sebagai hama yang pemilik tanah secara hukum berkewajiban untuk mengendalikan mereka.
    Di beberapa daerah, kelinci liar dan kelinci diburu untuk daging mereka, sumber protein berkualitas tinggi.  Di alam liar, perburuan seperti itu dilakukan dengan bantuan elang terlatih, musang , atau anjing , serta dengan jerat atau perangkap lainnya, dan senapan . Seekor kelinci yang tertangkap dapat dikirim dengan pukulan tajam di bagian belakang kepalanya, sebuah praktik yang berasal dari istilah kelinci berasal.
   Leporida liar terdiri dari sebagian kecil konsumsi daging kelinci global. Keturunan Domestikasi kelinci Eropa (Oryctolagus cuniculus) yang dibesarkan dan disimpan sebagai peternakan (praktek yang disebut cuniculture ) account untuk sekitar 200 juta ton daging kelinci yang diproduksi setiap tahun.  Pada tahun 1994, negara-negara dengan konsumsi daging kelinci tertinggi adalah Malta dengan 8,89 kilogram (19,6 lb), Italia dengan 5,71 kilogram (12,6 lb), dan Siprus dengan 4,37 kilogram (9,6 lb), jatuh ke 0,03 kilogram. (0,066 lb) di Jepang . Angka untuk Amerika Serikat adalah 0,14 kilogram (0,31 lb) per kapita. Produsen daging kelinci terbesar pada tahun 1994 adalah Cina, Rusia, Italia, Prancis, dan Spanyol. Daging kelinci pernah menjadi komoditas umum di Sydney , Australia, tetapi menurun setelah virus myxomatosis secara sengaja diperkenalkan untuk mengendalikan populasi kelinci liar yang meledak di daerah tersebut .
     Di Inggris, kelinci segar dijual di toko daging dan pasar, dan beberapa supermarket menjual daging kelinci beku. Di pasar petani di sana, termasuk Pasar Borough yang terkenal di London, bangkai kelinci kadang-kadang ditampilkan menggantung, tidak terikat (dalam gaya tradisional), di samping pengikat burung pegar atau permainan kecil lainnya. Daging kelinci adalah fitur masakan Maroko, di mana dimasak dalam tajine dengan "kismis dan almond panggang ditambahkan beberapa menit sebelum disajikan". Di Cina, daging kelinci sangat populer di masakan Sichuan , dengan kelinci rebus, kelinci potong dadu pedas, kelinci gaya BBQ, dan bahkan kepala kelinci pedas, yang telah dibandingkan dengan leher bebek pedas . Daging kelinci relatif tidak populer di tempat lain di Asia-Pasifik.
    Infeksi yang sangat langka yang terkait dengan kelinci-as-makanan adalah tularemia (juga dikenal sebagai demam kelinci), yang dapat dikontrak dari kelinci yang terinfeksi.  Pemburu memiliki risiko tinggi untuk tularemia karena potensi menghirup bakteri selama proses skinning. Kondisi yang lebih langka adalah keracunan protein , yang pertama kali dicatat sebagai konsekuensi dari makan daging kelinci untuk dikucilkan (maka istilah sehari-hari, "kelinci kelaparan"). Keracunan protein, yang terkait dengan kondisi ekstrim dari ketiadaan total lemak dan protein diet, dicatat oleh Vilhjalmur Stefansson pada akhir abad ke-19 dan dalam jurnal Charles Darwin .
   Selain dagingnya, kelinci digunakan untuk wol , bulu , dan bulu , serta kotoran mereka yang kaya nitrogen dan susu protein tinggi mereka. Industri produksi telah mengembangkan breed kelinci peliharaan (seperti kelinci Angora terkenal) untuk memenuhi kebutuhan ini secara efisien.

Dalam seni, sastra, dan budaya
    Kelinci sering digunakan sebagai simbol kesuburan atau kelahiran kembali, dan telah lama dikaitkan dengan musim semi dan Paskah sebagai Kelinci Paskah . Peran spesies sebagai hewan pemangsa dengan sedikit pertahanan membangkitkan kerentanan dan kepolosan, dan dalam cerita rakyat dan cerita anak-anak modern, kelinci sering tampil sebagai karakter simpatik, dapat terhubung dengan mudah dengan semua jenis pemuda (misalnya, Kelinci Velveteen , atau gebukan di Bambi ).
    Dengan reputasinya sebagai peternak yang produktif, kelinci menyandingkan seksualitas dengan kepolosan, seperti dalam Playboy Bunny . Kelinci (sebagai hewan pemangsa cepat) juga dikenal karena kecepatan, kelincahan, dan ketahanannya, dilambangkan (misalnya) oleh ikon pemasaran " Kelinci Energizer " (dikenal di Eropa dan Australia sebagai "Duracell Bunny").

Cerita rakyat dan mitologi
   Kelinci sering muncul dalam cerita rakyat sebagai arketipe penipu , karena ia menggunakan kecerdikannya untuk mengecoh musuh-musuhnya. 
Dalam mitologi Aztec , sebuah panteon dari empat ratus dewa kelinci yang dikenal sebagai Centzon Totochtin , dipimpin oleh Ometotchtli atau Dua Kelinci, mewakili kesuburan, pesta, dan kemabukan.
Di Afrika Tengah , kelinci biasa ( Kalulu ), "secara tak terelakan dijelaskan" sebagai figur penipu. 
    Dalam cerita rakyat Cina , kelinci mengiringi Chang'e on the Moon. Pada Tahun Baru Imlek , kelinci zodiak adalah salah satu dari dua belas hewan langit dalam zodiak Cina . Perhatikan bahwa zodiak Vietnam termasuk kucing zodiak di tempat kelinci, mungkin karena kelinci tidak menghuni Vietnam.  Penjelasan paling umum, bagaimanapun, adalah bahwa kata Vietnam kuno untuk "kelinci" (mao) terdengar seperti kata Cina untuk "kucing" ( 卯 , mao) .
   Dalam tradisi Jepang , kelinci hidup di Bulan di mana mereka membuat mochi , camilan populer dari ketan yang dihaluskan. Ini berasal dari menafsirkan pola bercak gelap di bulan ketika kelinci berdiri berjinjit di sebelah kiri menggedor usu , mortir Jepang.
   Dalam cerita rakyat Yahudi , kelinci (shfanim שפנים) diasosiasikan dengan sikap pengecut, penggunaan yang masih berlaku dalam bahasa Ibrani yang diucapkan oleh orang Israel kontemporer (mirip dengan penggunaan bahasa Inggris sehari-hari dari "ayam" untuk menunjukkan kepengecutan).
      Dalam mitologi Korea , seperti dalam bahasa Jepang, kelinci hidup di bulan membuat kue beras (" Tteok " dalam bahasa Korea).
     Dalam kepercayaan tradisional Anishinaabe , yang dipegang oleh suku Ojibwe dan beberapa suku asli Amerika lainnya, Nanabozho , atau Kelinci Besar, adalah dewa penting yang terkait dengan penciptaan dunia.
    Kisah mitologi Vietnam menggambarkan kelinci tidak bersalah dan awet muda. Dewa-dewa dari mitos ditunjukkan untuk berburu dan membunuh kelinci untuk memamerkan kekuatan mereka.
Agama Buddha , Kristen , dan Yudaisme memiliki asosiasi dengan motif melingkar kuno yang disebut tiga kelinci (atau "tiga kelinci"). Maknanya berkisar dari "kedamaian dan ketenangan", hingga kemurnian atau Tritunggal Mahakudus , sampai tingkat Kabbalistik jiwa atau diaspora Yahudi  Simbol tripartit juga muncul dalam lambang dan bahkan tato .
   Kelinci sebagai penipu adalah bagian dari budaya populer Amerika, seperti Br'er Rabbit (dari cerita rakyat Afrika-Amerika dan, kemudian, animasi Disney ) dan Bugs Bunny (karakter kartun dari Warner Bros ), misalnya.
    Kelinci yang antropomorfisasi telah muncul dalam film dan sastra, dalam Petualangan Alice di Negeri Ajaib ( Kelinci Putih dan karakter Kelinci Maret ), dalam Watership Down (termasuk film dan adaptasi televisi ), di Rabbit Hill (oleh Robert Lawson ), dan di Peter Cerita Kelinci (oleh Beatrix Potter ). Pada tahun 1920, Oswald the Lucky Rabbit , adalah tokoh kartun yang populer.
   Bagian ini sebagian besar bergantung pada satu sumber . Diskusi yang relevan dapat ditemukan di halaman pembicaraan . Harap bantu memperbaiki artikel ini dengan memperkenalkan kutipan ke sumber tambahan. (Juni 2018) Kaki kelinci dapat dibawa sebagai jimat , diyakini membawa perlindungan dan keberuntungan . Keyakinan ini ditemukan di banyak bagian dunia, dengan penggunaan paling awal dicatat di Eropa c. 600 SM.
    Di Isle of Portland di Dorset, Inggris, kelinci itu dikatakan tidak beruntung dan bahkan berbicara nama makhluk itu dapat menyebabkan kesal di antara penduduk pulau yang lebih tua. Hal ini dipikirkan untuk kembali ke masa-masa awal di industri quarrying lokal di mana (untuk menghemat ruang) mengekstraksi batu-batu yang tidak sesuai untuk dijual diletakkan di sisi yang menjadi dinding yang tinggi dan tidak stabil.
     Kecenderungan kelinci lokal 'untuk menggali di sana akan melemahkan dinding dan keruntuhan mereka mengakibatkan cedera atau bahkan kematian. Dengan demikian, memohon nama pelakunya menjadi tindakan tidak beruntung yang harus dihindari. Dalam budaya lokal hingga hari ini, kelinci (ketika dia harus disebut) mungkin malah disebut “telinga panjang” atau “kambing tanah bawah tanah”, sehingga tidak mengambil risiko membawa kehancuran pada diri sendiri. Meskipun benar 50 tahun lalu bahwa sebuah pub di pulau itu dapat dikosongkan dengan memanggil kata "kelinci", ini telah menjadi lebih fabel daripada fakta di zaman modern.
    Di bagian lain Inggris dan di Amerika Utara, memanggil nama kelinci malah bisa membawa keberuntungan. " Kelinci kelinci Kelinci " adalah salah satu varian dari takhayul apotropaic atau talismanic yang melibatkan mengucapkan atau mengulang kata "kelinci" (atau "kelinci" atau "kelinci putih" atau beberapa kombinasinya) dengan keras saat bangun pada hari pertama setiap bulan. , karena hal itu akan memastikan keberuntungan selama bulan itu.
    "Tes kelinci" adalah istilah, pertama kali digunakan pada tahun 1949, untuk tes Friedman , alat diagnostik awal untuk mendeteksi kehamilan pada manusia. Ini adalah kesalahpahaman umum (atau mungkin legenda urban ) bahwa kelinci percobaan akan mati jika wanita itu hamil. Hal ini menyebabkan ungkapan "kelinci itu mati" menjadi eufemisme untuk tes kehamilan positif.

Sumber Referensi : Wikipedia Org

Saturday, December 1, 2018

SLOTH : KUKANG PEMALAS YANG BERGERAK LAMBAN DARI AMERIKA SELATAN

   
    Sloth adalah mamalia arboreal yang dicatat karena kelambatan gerakan dan menghabiskan sebagian besar hidup mereka tergantung terbalik di pepohonan di hutan hujan tropis Amerika Selatan dan Amerika Tengah . Keenam spesies itu ada dalam dua keluarga: sloth dua berujung dan sloth tiga berujung . Terlepas dari penamaan tradisional ini, semua sloth sebenarnya memiliki tiga jari kaki. Sloth dua berujung memiliki dua digit, atau jari, pada masing-masing forelimb. 
   Sloth dinamakan demikian karena metabolisme yang sangat rendah dan gerakan yang disengaja, kemalasan yang terkait dengan kata lambat . Ini adalah adaptasi evolusioner untuk diet rendah energi daun mereka, dan untuk menghindari deteksi oleh elang pemangsa dan kucing yang berburu karena melihat.  Sloth hampir tak berdaya di tanah, tetapi bisa berenang. Rambut berlekuk mantel shaggy sloth adalah tuan rumah bagi ganggang hijau simbiotik yang membantu kamuflase sloth itu sendiri di pohon, dan memberikan nutrisi ke sloth. Ganggang pada gilirannya memberi makan ngengat ngengat , beberapa spesies yang hanya ada pada sloth. 
   Mereka diklasifikasikan dalam urutan Pilosa bersama dengan pemakan semut . Spesies sloth yang punah termasuk banyak sloth tanah megafaunal , beberapa di antaranya mencapai ukuran gajah, serta sloth laut .

Taksonomi dan evolusi
 
Sloth milik superorder Xenarthra , sekelompok mamalia plasental yang diyakini telah berevolusi di benua Amerika Selatan sekitar 60 juta tahun yang lalu.  Satu studi menemukan bahwa xenarthrans terputus dari mamalia plasental lainnya sekitar 100 juta tahun yang lalu.
  Anteaters dan armadillo juga termasuk di antara Xenarthra. Xenarthrans paling awal adalah herbivora arboreal dengan kolom vertebral yang kuat, pelvises yang menyatu, gigi gemuk, dan otak kecil. Sloth berada di subordo taksonomi Folivora  dari perintah Pilosa . Nama-nama ini berasal dari bahasa Latin "pemakan daun" dan "berbulu", masing-masing. Pilosa adalah salah satu yang terkecil dari perintah kelas mamalia ; satu-satunya subordo lainnya berisi pemakan semut .
   Folivora dibagi menjadi lima keluarga, tiga di antaranya sepenuhnya punah, sementara spesies yang hidup tersebar di dua keluarga sebagai berikut:
  • Sloth tiga berujung , yang berisi empat spesies yang masih ada. Yang paling umum adalah sloth coklat-throated yang mendiami neotropical ecozone di hutan-hutan Amerika Selatan dan Tengah. 
  • Sloth pucat-tenggorokan , yang mendiami hutan hujan tropis di Amerika Selatan bagian utara. Ini mirip dalam penampilannya, dan sering dikelirukan dengan, sloth coklat-throated, yang memiliki distribusi yang jauh lebih luas. Bukti genetik menunjukkan dua spesies ini menyimpang sekitar 6 juta tahun yang lalu. 
  • Lelong berawak yang sekarang hanya ditemukan di Hutan Atlantik di sebelah tenggara Brasil.
  • Katak berkuku tiga kerdil yang terancam kritis yang endemik ke pulau kecil Isla Escudo de Veraguas di lepas pantai Panama . 
  • Megalonychidae, berisi genus Megalonyx yang telah punah, dan genus sloth bermata dua , di mana ada dua spesies yang ada:
  • Sloth dua kaki Linnaeus ditemukan di Venezuela , Guianas , Kolombia , Ekuador , Peru , dan Brasil di utara Sungai Amazon .
  • Hoffmann's sloth dua berujung yang mendiami hutan tropis. Ini memiliki dua rentang terpisah, dipisah oleh Andes . Satu populasi ditemukan dari Honduras timur di utara ke barat Ekuador di selatan, dan yang lainnya di Peru timur, Brasil barat, dan Bolivia utara. 

Evolusi
 
 Nenek moyang yang sama dari dua genus sloth yang ada berawal sekitar 40 juta tahun yang lalu, dengan kemiripan antara sloth dua dan tiga berujung contoh evolusi konvergen . Fosil Scelidotherium leptocephalum , Muséum national d'histoire naturelle , Paris Xenarthra kuno termasuk spesies yang jauh lebih besar daripada saat ini. Sloth purba bukan arboreal tetapi tinggal di darat, dan seukuran beruang. The Megatherium , spesies yang tersebar luas lebih besar dari gajah.
   Diperkirakan bahwa berenang menyebabkan penyebaran lautan Pilosans Karibia ke Antillen oleh Oligosen , dan bahwa Pliometanastes megalonychid dan Thinobadistes mylodontid mampu menjajah Amerika Utara sekitar 9 juta tahun yang lalu, jauh sebelum keberadaan Tanah Genting Panama . Selain itu, Thalassocnus nothrotheriid dari pantai barat Amerika Selatan menjadi beradaptasi dengan gaya hidup laut semiaquatic. 
   Di Peru dan Chili , sloth dari genus Thalassocnus disesuaikan dengan gaya hidup laut pesisir yang dimulai pada Miosen akhir. Awalnya mereka hanya berdiri di air, tetapi selama rentang waktu empat juta tahun mereka akhirnya berevolusi menjadi makhluk berenang.

Kepunahan
Tiga keluarga yang punah adalah:
  • Megatheriidae : tanah sloth yang ada selama sekitar 23 juta tahun dan punah sekitar 11.000 tahun yang lalu.
  • Mylodontidae : tanah sloth yang ada selama sekitar 23 juta tahun dan punah sekitar 11.000 tahun yang lalu.
  • Nothrotheriidae : tanah sloth yang hidup dari sekitar 11,6 juta hingga 11.000 tahun yang lalu. Serta tanah sloth keluarga ini termasuk Thalassocnus , genus semi atau sloth air sepenuhnya.
  • Sloth tanah hidup di Amerika Selatan dan, setelah Great American Interchange , Amerika Utara . Mereka menghilang tak lama setelah kemunculan manusia sekitar 11.000 tahun yang lalu. Bukti menunjukkan perburuan manusia berkontribusi pada kepunahan megafauna Amerika. Tanah sloth tetap ditemukan di Amerika Utara dan Selatan menunjukkan bahwa mereka dibunuh, dimasak, dan dimakan oleh manusia.  Perubahan iklim yang datang dengan berakhirnya zaman es terakhir mungkin juga memainkan peran. Megalocnus bertahan hidup di Antilles hingga sekitar 5000 tahun yang lalu, lama setelah sloth tanah lainnya mati di daratan, tetapi kemudian punah ketika manusia akhirnya tiba di sana juga. 
Biologi
   Sloth dapat memiliki panjang 60 hingga 80 cm (24 hingga 31 in) dan, tergantung pada spesies, timbang dari 3,6 hingga 7,7 kg (7,9 hingga 17,0 lb). Sloth dua berujung sedikit lebih besar.  Sloth memiliki kaki panjang dan kepala bulat dengan telinga kecil. Sloth tiga berujung juga memiliki ekor gemuk sekitar 5 hingga 6 cm (2,0 hingga 2,4 inci). Sementara hampir semua mamalia memiliki tujuh vertebra serviks , dua berujung sloth hanya memiliki enam, sementara tiga berujung sloth memiliki sembilan,  memungkinkan mereka untuk memutar kepala mereka melalui 270 derajat. 
   Sloth memiliki penglihatan warna, tetapi memiliki ketajaman visual yang buruk. Mereka juga memiliki pendengaran yang buruk. Dengan demikian, mereka mengandalkan indra penciuman dan sentuhan untuk menemukan makanan. 
   Sloth memiliki tingkat metabolisme yang sangat rendah (kurang dari setengah dari yang diharapkan untuk ukuran mamalia mereka), dan suhu tubuh yang rendah ketika aktif 30 hingga 34 ° C (86 hingga 93 ° F), dan masih lebih rendah saat beristirahat. Sloth adalah heterotermik , yang berarti suhu tubuh mereka dapat bervariasi sesuai dengan lingkungan, biasanya berkisar antara 25 hingga 35 ° C (77 hingga 95 ° F), tetapi mampu turun hingga serendah 20 ° C (68 ° F), menyebabkan kelambanan . 
   Bulu-bulu luar dari bulu sloth tumbuh dalam arah yang berlawanan dari mamalia lain. Pada sebagian besar mamalia, rambut tumbuh ke arah ekstremitas , tetapi karena sloth menghabiskan begitu banyak waktu dengan anggota badan mereka di atas tubuh mereka, rambut mereka tumbuh menjauh dari ekstremitas untuk memberikan perlindungan dari unsur-unsur saat mereka menggantung terbalik. Dalam sebagian besar kondisi, bulu host alga simbiotik, yang menyediakan kamuflase  dari predator jaguar , ocelots ,  dan elang harpy .
  Karena alga, bulu sloth adalah ekosistem kecilnya sendiri, menjadi tuan rumah banyak spesies artropoda komensal dan parasit .  Ada banyak artropoda yang dikaitkan dengan sloth . Ini termasuk menggigit dan lalat penghisap darah seperti nyamuk dan lalat, serangga triatomine , kutu , kutu dan tungau . Sloth memiliki komunitas yang sangat spesifik dari kumbang komensal, tungau dan ngengat . Spesies sloth yang dicatat untuk inang arthropoda meliputi:  sloth pucat-tenggorokan, sloth coklat-tenggorokan, dan sloth Lined dua kaki. Kebetulan, tampak bahwa sloth mendapat manfaat dari hubungan mereka dengan ngengat karena ngengat bertanggung jawab untuk pemupukan ganggang pada sloth, yang memberi mereka nutrisi. 

Aktivitas
   Anggota badan mereka disesuaikan untuk digantung dan digenggam, bukan untuk menopang berat badan mereka. Otot hanya membentuk 25 hingga 30 persen dari total berat badan mereka. Sebagian besar mamalia lainnya memiliki massa otot yang membentuk 40 hingga 45 persen dari total berat badan. Tangan dan kaki mereka yang khusus memiliki cengkeraman yang panjang dan melengkung untuk memungkinkan mereka menggantung terbalik dari cabang tanpa usaha,  dan digunakan untuk menyeret diri di tanah, karena mereka tidak dapat berjalan. Pada sloth tiga berujung, lengannya 50 persen lebih panjang daripada kaki. 
   Sloth bergerak hanya ketika diperlukan dan bahkan kemudian sangat lambat. Mereka biasanya bergerak dengan kecepatan rata-rata 4 meter (13 kaki) per menit, tetapi dapat bergerak dengan kecepatan sedikit lebih tinggi 4,5 meter (15 kaki), jika mereka berada dalam bahaya langsung dari predator. Sementara mereka terkadang duduk di atas dahan, mereka biasanya makan, tidur, dan bahkan melahirkan tergantung di dahan. Mereka terkadang tetap bergelantungan di dahan bahkan setelah kematian. 
   Di tanah, kecepatan maksimum sloth adalah 3 meter (9,8 kaki) per menit. Sloth adalah perenang yang sangat kuat dan dapat mencapai kecepatan 13,5 meter (44 kaki) per menit.  Mereka menggunakan lengan panjang mereka untuk mendayung melalui air dan dapat menyeberangi sungai dan berenang di antara pulau-pulau.  Sloth dapat mengurangi metabolisme mereka yang sudah lambat bahkan lebih jauh dan memperlambat detak jantung mereka hingga kurang dari sepertiga dari normal, memungkinkan mereka menahan nafas di bawah air hingga 40 menit. 
   Kemoak berwarna coklat kemerahan tiga tidur rata-rata 9.6 jam sehari.  Sloth Two-berujung adalah nokturnal .  Sloth tiga berujung kebanyakan aktif di malam hari, tetapi bisa aktif di siang hari. Mereka menghabiskan 90 persen waktu mereka tanpa bergerak.

Makanan
  Hoffman berkaki dua (Choloepus hoffmanni) makan di Taman Nasional Manuel Antonio di Kosta Rika . Bayi sloth belajar apa yang harus dimakan dengan menjilat bibir ibu mereka.  Semua sloth memakan daun cecropia . Sloth dua berang-berang memiliki diet beragam serangga, bangkai, buah-buahan, daun dan kadal kecil, berkisar hingga 140 hektar. Sloth tiga berujung, di sisi lain, memiliki diet terbatas daun dari hanya beberapa pohon, dan tidak ada mencerna mamalia secara perlahan.
   Mereka telah membuat adaptasi untuk penjelajahan arboreal . Daun, sumber makanan utama mereka, menyediakan sangat sedikit energi atau nutrisi, dan tidak mudah dicerna, sehingga sloth memiliki perut yang besar dan lambat dengan banyak kompartemen di mana bakteri simbiotik memecah daun yang keras. Sebanyak dua pertiga dari berat tubuh sloth yang kenyang terdiri dari isi perutnya, dan proses pencernaan dapat memakan waktu satu bulan atau lebih untuk menyelesaikannya.
   
Sloth tiga berujung pergi ke tanah untuk buang air kecil dan buang air besar sekali seminggu, menggali lubang dan menutupinya sesudahnya. Mereka pergi ke tempat yang sama setiap kali dan rentan terhadap predasi saat melakukannya. Ini mungkin relevan untuk menjaga ekosistem di bulu sloth.  Sloth individu cenderung menghabiskan sebagian besar waktu mereka makan pada satu pohon "modal"; dengan mengubur kotoran mereka di dekat batang pohon itu, mereka dapat membantu menyuburkannya.  Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ngengat, yang hidup di bulu sloth, bertelur di feses sloth. Ketika mereka menetas, larva memakan kotoran, dan ketika dewasa terbang ke atas sloth di atas.

Reproduksi
 
Spesies pucat dan coklat-tenggorokan kawin secara musiman, sementara kemalasan berawak berkembang biak setiap saat sepanjang tahun. Reproduksi dari pygmy three-toed sloths tidak diketahui. Litter adalah satu bayi baru lahir, setelah usia kehamilan enam bulan untuk tiga kaki, dan 12 bulan untuk dua jari. Bayi yang baru lahir tinggal bersama ibu mereka selama sekitar lima bulan. Dalam beberapa kasus, sloth muda mati karena jatuh secara tidak langsung karena para ibu tidak mau meninggalkan keamanan pohon untuk mengambil yang muda. Betina biasanya melahirkan satu bayi setiap tahun, tetapi kadang-kadang gerakan rendah tingkat sloth sebenarnya membuat perempuan menemukan laki-laki selama lebih dari satu tahun.  Sloth tidak secara seksual dimorfik dan beberapa kebun binatang telah menerima sloth dari jenis kelamin yang salah. Umur rata-rata dari sloth berkaki dua di alam liar adalah 20 tahun, dan hingga 30 di penangkaran. 

Distribusi
Meskipun habitat terbatas pada hutan hujan tropis di Amerika Selatan dan Tengah, dalam lingkungan itu sloth berhasil. Di Pulau Barro Colorado di Panama , sloth diperkirakan terdiri dari 70% biomassa mamalia arboreal. Empat dari enam spesies hidup saat ini dinilai "kurang perhatian"; berawak tiga berawak ( Bradypus torquatus ), yang mendiami Hutan Atlantik Brasil berkurang, diklasifikasikan sebagai "rentan",  sementara kerdil berkuku tiga kemerahan pulau ( B. pygmaeus ) pulau ini sangat terancam punah .

Hubungan dengan manusia
 
 Mayoritas kematian sloth yang tercatat di Kosta Rika adalah karena kontak dengan jaringan listrik dan pemburu . Cakar mereka juga memberikan penghalang lain yang tak terduga kepada pemburu manusia; ketika menggantung terbalik di pohon, mereka diadakan di tempat oleh cakar itu sendiri dan sering tidak jatuh bahkan jika ditembak dari bawah.
  Sloth adalah korban perdagangan hewan di mana mereka dijual sebagai hewan peliharaan. Namun mereka membuat hewan peliharaan yang sangat miskin karena mereka memiliki ekologi khusus seperti itu. 
   Pendiri dan direktur Green Heritage Fund Suriname, Monique Pool, telah membantu menyelamatkan dan melepaskan lebih dari 600 sloth, trenggiling, armadillo, dan landak.The Sloth Institute Costa Rica dikenal untuk merawat, merehabilitasi, dan melepaskan sloth ke alam liar.  Juga di Kosta Rika, Suaka Sloth Aviarios merawat sloth. Ini direhabilitasi dan dilepaskan sekitar 130 orang kembali ke alam liar. [46] Namun, sebuah laporan pada Mei 2016 menampilkan dua mantan dokter hewan dari fasilitas yang sangat kritis terhadap upaya tempat kudus, menuduh itu memperlakukan hewan-hewan yang salah. 
   Serial film Ice Age menampilkan Sid, sloth tanah prasejarah, sebagai karakter sentral. 
Sloth - hewan yang menggemaskan dan lesu yang hidup di puncak pohon - bergantung pada kesehatan dan kelangsungan hidup hutan tropis Amerika Tengah dan Selatan. Mereka menghabiskan sebagian besar hidup mereka di kanopi, tertidur dan bersembunyi dari predator.
   Hewan-hewan hidup menyendiri dan melakukan perjalanan dari pohon ke pohon menggunakan tanaman merambat kanopi. Terletak di tempat-tempat seperti Brasil dan Panama, enam spesies hewan aneh dan indah ini membutuhkan hutan yang sehat untuk bertahan hidup. 
   Tetapi hutan tropis adalah yang paling rentan terhadap deforestasi. Hilangnya pepohonan berarti hewan dipaksa untuk hidup di area lahan yang lebih kecil yang tidak dapat mendukung populasi yang sehat. WWF bekerja dengan masyarakat, pemerintah, perusahaan, dan mitra lain untuk melindungi hutan dan hewan yang bergantung padanya. 
1. Mengapa sloth lambat?
Sloth memiliki tingkat metabolisme yang sangat rendah, yang berarti mereka bergerak dengan kecepatan yang lamban dan lamban melewati pepohonan. Rata-rata, sloth melakukan perjalanan 41 meter per hari — kurang dari setengah panjang lapangan sepakbola! 
2. Apakah Sloth betina mengendus ibu yang baik?
Sloth betina melahirkan satu bayi setahun setelah periode kehamilan enam bulan. Bayi itu menempel dengan ibu selama sekitar enam bulan, menggenggam perut ibunya saat ia bergerak melewati pepohonan. Ini adalah periode ikatan penting yang membantu anak-anak belajar dan berkembang. Ketika sloth meninggalkan ibunya setelah sekitar enam bulan, ia mengadopsi bagian dari jangkauan ibunya, terus berkomunikasi dengan orang tua melalui panggilan
3. Seberapa sering sloth tidur?
Sloths tunda selama sekitar 15 jam per hari. Itu hanya menyisakan sembilan jam untuk kayu menembus pepohonan. Mereka mempertahankan suhu tubuh yang rendah sekitar 86 ° F-93 ° F dan bergerak masuk dan keluar dari naungan untuk mengatur suhu tubuh mereka. 
4. Apa yang dimakan sloth?
Sloth mengunyah daun, ranting dan kuncup. Karena hewan tidak memiliki gigi seri, mereka memangkas daun dengan memukul bibir mereka yang rapat. Tingkat metabolisme yang rendah berarti sloth dapat bertahan hidup dengan makanan yang relatif sedikit; butuh berhari-hari bagi mereka untuk memproses apa yang dapat dicerna oleh hewan lain dalam hitungan jam. 
5. Ancaman apa yang dihadapi para sloth?
Meskipun tidak semua sloth terancam punah, beberapa dari enam spesies terancam oleh hilangnya habitat. Deforestasi di hutan tropis Amerika Selatan dan Tengah membahayakan pohon-pohon sloth bergantung pada makanan dan tempat berlindung. Melalui program yang disebut ARPA for Life , WWF membantu pemerintah Brazil menciptakan dana $ 215 juta untuk memastikan bahwa 150 juta hektar Amazon Brasil dikelola dengan benar. 
6. Apakah sloth tahu cara berenang?
Anehnya, sloth adalah perenang yang kuat. Mereka kadang-kadang akan jatuh dari pangkal bertengger ke dalam air dan menggunakan lengan panjangnya untuk mendorong melalui air. 
7. Apakah sloth pernah meninggalkan pepohonan?
Sloth menghabiskan sebagian besar waktu mereka di kanopi, turun hanya satu kali per minggu untuk melepaskan diri. Pohon-pohon memberikan perlindungan alami dari predator seperti jaguar dan elang; lebih aman bagi sloth untuk tetap tidak bergerak dan disamarkan dari tanah. Mereka akan, bagaimanapun, berani pada kesempatan langka untuk menemukan lebih banyak makanan atau jodoh.
Fakta tentang Sloth 
   Reputasi: Sloth malas dan bodoh. Mereka harus karena mereka melihatnya. Mereka tertutup alga. Yuck! Mereka naik ke tanah untuk melakukan ritual buang air besar di dasar pohon, sebuah bisnis yang berisiko ketika ada pemangsa berkaki elang bermata, berkeliaran di sekitar. Mereka buruk di persimpangan jalan. Sloth konyol.
   Realitas: Kelambatan adalah senjata pamungkas dalam perang evolusi melawan pemangsa bermata elang bermata elang. Apa cara yang lebih baik untuk berbaur dengan hutan daripada berselera dengan alga dan jamur. Ritual defekasi adalah kemiringan yang setara dengan kencan kilat, hanya tanpa kecepatan.
   Sloth mendapatkan tekanan yang buruk. Di hampir setiap bahasa di planet ini, nama umum untuk makhluk ini memiliki arti yang kurang lebih sama. Orang Inggris memiliki “sloth” (salah satu dari tujuh dosa mematikan). Prancis pergi untuk "la paresse" ("yang malas"). Di Jerman, itu "das Faultier" ("hewan malas"). Spanyol memberi kita “el perezoso” (“beruang malas”). Dan seterusnya.
Tentu saja ada beberapa kebenaran dari pandangan umum ini. Tetapi stereotip cenderung mengaburkan kebenaran mendasar yang lebih besar. Saya menduga bahwa sloth tidak malas sama sekali, mereka hanya berhati-hati. 
   Sloth pasti lambat (pada top absolut mereka dapat melakukan perjalanan sekitar 6 cm per detik), tetapi malas mereka tidak. Beberapa tahun yang lalu, saya mewawancarai Rory Wilson, seorang ahli biologi di Swansea University, di Wales, Inggris dan penemu “buku harian harian”, gadget elektronik bagus yang mencatat pergerakan hewan dalam detail yang luar biasa. Pada saat itu, alat itu terutama digunakan untuk mempelajari makhluk yang bergerak cepat seperti penguin dan burung cormorant.
    Namun Wilson ingin menggunakan perangkat ini pada makhluk lambat juga dan sloth adalah pilihan yang jelas. Kenyataan bahwa mereka lambat tidak membuat mereka malas, dia memberitahu saya. "Tidak ada yang menyebut bivalvia malas," katanya, berbicara tentang kerang-kerangan yang bergerak lambat seperti kerang atau kerang. Dia ada benarnya.
   Di dunia yang dihuni oleh predator seperti kucing besar dan raptor, Anda akan berpikir bahwa cepat akan baik. Monyet-monyet yang menghuni kanopi hutan yang sama dengan sloth dari Amerika Tengah dan Selatan telah pergi untuk opsi ini. Tapi sloth hanya tertawa di wajah bahaya seperti itu, perlahan-lahan menutup mata mereka saat rimian menyebar melalui puncak pohon. Daripada berlari untuk berlindung, sloth memilih strategi yang lebih mengesankan: tembus pandang.
  Untuk seekor sloth, salah satu predator yang paling ditakuti adalah elang harpy. “Mereka adalah elang besar yang besar dengan cakar paling kuat dan paruh jahat,” kata Wilson. "Seorang sloth tidak memiliki kesempatan sedikit pun." Kecuali, itu bisa bergerak sangat lambat sehingga elang tidak bisa melihatnya. "Saya menduga bahwa sloth tidak malas sama sekali, mereka hanya berdarah hati-hati."
 
Menarik diri dari trik ini membutuhkan kekuatan luar biasa. Bayangkan seorang pesenam laki-laki tampil di atas cincin, otot bergetar saat dia memegang dirinya sendiri di posisi salib kemudian mengangkat kakinya ke posisi horizontal. Untuk seekor sloth, akrobat seperti itu adalah kentang kecil. "Itu hanya akan bergerak ke posisi duduk salib benar-benar tenang seolah-olah tidak ada upaya otot yang terlibat sama sekali, seolah gravitasi hanya dimatikan."
   Di bawah pengawasan Wilson, mahasiswa doktoral Becky Cliffe telah menggunakan buku harian harian pada narapidana tertahan di satu-satunya tempat perlindungan kemalasan di dunia di Kosta Rika. Ketika saya menelepon pada waktu yang ditentukan, dia tidak bisa ke telepon karena kemalasan menjadi tenaga kerja yang tidak terduga. Sangat menyenangkan bahwa sloth hamil memiliki kapasitas untuk mengejutkan, saya pikir.
 
Ketika saya akhirnya sampai ke Cliffe, saya bertanya tentang mikroba yang tumbuh subur di mantel subur sloth. Setiap helai rambut sloth pada dasarnya dilipat menjadi setengahnya. “Satu-satunya manfaat yang dapat kita pikirkan untuk rambut memiliki struktur itu adalah agar alga dapat tumbuh,” katanya.

Jadi, para sloth ingin teman-teman yang tinggal di dunia bulu, tetapi mengapa?
Penelitian baru-baru ini tentang bulu sloth mengungkapkan bahwa ini adalah rumah bagi berbagai jamur yang bioaktif terhadap strain parasit yang menyebabkan malaria dan penyakit Chagas, dan melawan beberapa sel kanker payudara manusia. Bagi penulis, bulu sloth adalah lingkungan baru untuk menemukan jamur yang menarik dengan penggunaan medis. Anda tidak bisa membayangkan seekor sloth mencoba menjilati bagian belakang kepalanya. 
  Tetapi mereka juga mempertimbangkan kemungkinan bahwa mikroba ini memberikan beberapa manfaat kesehatan bagi sloth. "Itu tidak akan mengejutkan saya," kata Cliffe. "Sloth sangat aneh, sangat realistis."
   Makalah lain menyatakan bahwa sloth berada dalam bisnis pertanian. Serta hosting jamur, mereka membudidayakan kebun alga di bulu mereka, dan ini ganggang yang "dicerna dan kaya lipid" meningkatkan diet mereka yang terbatas.
   Cliffe memberi ide ini sedikit perhatian. “Sloth tidak menikah dengan mulut mereka. Mereka tidak menjilat rambut mereka. Mereka merawat dengan tangan mereka, ”katanya. Terlebih lagi, ganggang cenderung terkonsentrasi di sekitar kepala dan leher di mana rambut terpanjang. "Kamu tidak bisa membayangkan seekor sloth mencoba menjilati bagian belakang kepalanya."
   Bagi Cliffe, penjelasan yang paling mungkin untuk minat malas pada alga dan mikroba lainnya adalah menggunakannya untuk menyamarkan bulunya, dan bersembunyi dari elang jahat itu. "Sloth di alam liar benar-benar hijau dan menyatu dengan kanopi."
   Sloth memiliki bakat lain yang tidak diketahui secara luas: berpegang pada (dan kita tidak berbicara tentang kemampuan mereka untuk melekat pada pohon).
   “Perut mereka bisa mencapai sepertiga dari berat badan mereka,” kata Cliffe, lebih dari dua kali lipat dari yang diperkirakan untuk ukuran binatangnya. Ini ternyata menjadi bagian dari strategi pencernaan luar biasa benua. Dibandingkan dengan mamalia lain, makan sloth relatif sedikit tetapi apa yang dilakukannya mengunyah menjadi sasaran perjalanan yang sangat berliku-liku melalui usus sloth; satu studi dari tahun 1970-an merekam perjalanan makanan dari mulut ke anus satu sloth di lebih dari 50 hari (dikutip di sini). 
   Pada saat makanan muncul kembali, sloth telah berhasil mengekstrak setiap nutrisi terakhir. Apa yang tersisa, kata Cliffe, adalah “hanya bola yang keras dari kotoran yang sangat berserat.”

Ritual defekasi

The sloth memiliki ritual toilet yang menarik yang menjadi penyebab banyak sniggering. Alih-alih naik di kanopi sebagai orang mungkin berasumsi, sloth naik ke tanah untuk melakukan ritual dump di pangkal pohon. Ini adalah manuver yang sangat berisiko, salah satu yang cenderung meletakkan hewan ini terbuka bagi predasi kucing besar seperti jaguar. Untungnya, kekuatan retensi mereka yang mengesankan berarti bahwa mereka tidak perlu melakukan ini sering, biasanya hanya sekali seminggu. 

Tapi mengapa repot-repot pergi ke darat? Mengapa tidak melepaskan nugget berserat seperti bom?
 
Sebuah kebenaran yang menarik dengan kuat menunjukkan bahwa itu pasti ada hubungannya dengan seks. "Ketika seorang wanita berada di estrus, dia akan turun ke tanah dan pergi ke kamar mandi setiap hari dan itu terjadi antara delapan dan sepuluh hari setiap bulan," kata Cliffe. Mengingat jumlah energi yang dibutuhkan dan peningkatan risiko ditemukan oleh pemangsa, ia harus memiliki alasan yang kuat untuk melakukan hal ini.
   Seperti yang sering terjadi di kerajaan hewan, seks adalah insentif yang jelas. Meninggalkan tumpukan kotoran berserat yang menyengat, tampaknya, adalah kemalasan yang setara dengan menempatkan iklan pribadi. Seekor betina turun untuk memberi tahu laki-laki di daerah tentang status reproduksinya dan pada saat yang sama mengambil semua hal yang perlu diketahui tentang mereka yang telah ada di sana sebelum dia. Ini seperti kencan kilat tanpa kecepatan.
   Tentu, seekor kelonggaran ginkling terlihat seperti orang bodoh. Tetapi kebenaran tentang sloth adalah bahwa manusia telah melakukan pekerjaan yang sangat buruk dalam mencari tahu mengapa mereka melakukan apa yang mereka lakukan. “Tidak banyak mamalia yang tersisa di planet ini yang sangat tidak biasa namun kita masih tidak tahu banyak tentangnya,” kata Cliffe.

Karakteristik Fisik
  • Sloth dewasa panjangnya berkisar antara 40 hingga 72 cm dengan berat sekitar 5,4 kg.
  • Ukuran sloth hampir mirip dengan kucing besar. Tubuh mereka ditutupi dengan rambut panjang yang kasar.
  • Kaki depan sloth lebih pendek dibandingka kaki belakangnya. Kaki mereka berukuran kecil dan memiliki tiga cakar melengkung yang kuat.
  • Sloth merupakan hewan lamban dengan kepala kecil dan wajah yang bulat.
  • Tubuh sloth berwarna cokelat keabu-abuan dengan mata hitam kecil.
  • Mereka memiliki lebih banyak tulang pada punggungnya (vertebrae), dibandingkan dengan sepupu mereka, sloth dua jari.
  • Oleh karenanya, sloth berjari tiga dapat memutar kepalanya ke segala arah.
  • Saat bergelantung terbalik, sloth dapat melihat lantai hutan di bawahnya.
  • Sloth tidak memiliki gigi seri atau gigi taring, hanya gigi molar dan premolar yang tidak dapat dibedakan, sehingga disebut pula sebagai ‘molariforms’.
  • Habitat .Sloth adalah binatang arboreal yang bisa ditemukan dari Honduras ke utara Argentina dalam kisaran elevasi dari permukaan laut sampai ketinggian 548 meter dari permukaan laut.
  • Sloth tinggal di hutan tropis Amerika Tengah dan Selatan.
  • Sloth menghabiskan sebagian besar waktu mereka di cabang-cabang pohon. Mereka hanya turun dari pohon seminggu sekali.
Kebiasaan Makan
Sloth termasuk hewan herbivora. Mereka makan buah-buahan, tunas, daun, serta ranting tanaman.Karena gerakannya lambat dan secara alami memang tidak aktif, proses metabolisme dan pencernaan sloth berlangsung sangat lambat. Kondisi ini membuat sloth tidak harus sering bergerak untuk mencari makanan.

Reproduksi
Sloth mencapai kematangan seksual saat berusia dua tahun. Bahkan saat melahirkan, sloth akan tetap bergelantung pada pohon.Sloth betina biasanya hanya melahirkan satu anak setiap proses persalinan dan membawa anaknya di punggung. Sloth akan melahirkan setelah usia kandungan 6 bulan. 
Setelah kaki depan bayi sloth keluar, maka segera akan menempel pada bulu induknya.

Berikut adalah beberapa fakta menarik lainnya tentang sloth:

1. Gerakan sloth sangat lambat, mereka tidak beranjak lebih dari 50-60 langkah dalam sehari.

2. Bahkan siput dapat mengalahkan sloth saat sloth berada dalam kondisi terlambatnya.

3. Sloth tidur selama 15 sampai 20 jam sehari.

4. Jika bukan karena merasa lapar, sloth tidak akan beranjak dari tempatnya.

5. Cakar adalah senjata sloth untuk mempertahankan diri dari musuh.

6. Sloth akan mengeluarkan suara yang menyayat (mournful voice) untuk mengusir hewan lain.

7. Teriakan sloth yang unik membuat orang-orang Spanyol saat pertama kali datang ke Amerika Selatan, menganggapnya seperti suara musik.

8. Sloth jantan memiliki pola oranye atau kuning terang pada bulu di bawah bahu yang membedakannya dari sloth betina.

9. Bentuk mulut sloth sedemikian rupa sehingga tampak seolah-olah sedang tersenyum.

10. Karena kelambanannya, sloth menjadi sasaran empuk bagi para pemburu, jaguar, burung Hering, dan elang.

11. Sloth bisa hidup sampai berumur 25 hingga 30 tahun.

12. Saat ini sloth termasuk hewan yang terancam punah akibat penggundulan hutan dan perburuan.[

Fakta tentang sloth :

1.A sloth dengan kemiringan penuh berjalan pada 6 sentimeter per detik

1.Perut sloth dapat membebani lebih dari sepertiga berat tubuhnya

3.Seorang sloth biasanya hanya buang air besar setiap 7 hingga 10 hari sekali

4.Sloth mungkin membutuhkan waktu 50 hari atau lebih untuk mencerna makanannya

Sumber Referensi : Wikipedia.Org, WWF.Org, BBC.Org